Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Januari 2020

KERJA VS BERBISNIS


Umumnya orang lebih memilih mencari kerja ketimbang berbisnis...
Karena mereka merasa AMAN, TERJAMIN, dan penghasilan PASTI...
BENER apa BETUL...? 
Makanya sering ketemu orang yang ditawari untuk berbisnis jawabannya " Kerja Yang Pasti2 Aja " 
Oke..
Mari kita kupas 3 kata sakti mereka yaitu, AMAN, TERJAMIN, PASTI...

1. AMAN :
Siapa bilang jadi karyawan Itu aman, karena kapan saja bisa terkena PHK, udah Iihatkan berita PHK sana
sini... 

2. PASTI :
Yang ini saya setuju, karena jadi karyawan itu PASTI...
( Pasti, Pergi Pagi Pulang Petang Pala Pusing Penghasilan Pas-pasan Perut Perih Pantat Pegal-pegal )
Apalagi tanggal tanggal tua... PASTI...

3. TERJAMIN :
Maksudnya hari tua terjamin..??
SERIUS !!!
Malah BANYAK kita temukan Saat pensiun bukannya pensiun dengan tenang, malah mereka harus kerja Iagi istilahnya dikaryakan...

hmmm ..... lni namanya pindah pekerjaan bro... Memang...
Bukan berarti jadi karyawan itu tidak baik, tapi kalau ingin mengubah kondisi finansial jadi karyawan saja TIDAK CUKUP.

secara....makin hari kebutuhan makin naik
Padahal, andai mau membuka pikiran, buka mata, buka hati dan buka bisnis itu lebih baik daripada menunggu krisis datang... setuju .. ???
👉berbisnis di usia muda...
👉Yg Pengen punya Penghasilan Tambahan/ BISNIS Menabung cerdas CARa 3i pilihan paling tepat...
👉Bisnis sambil kuliah? Mantap tuh...
👉Bisnis Sambil bekerja ?? Apalagiiiii...
👉Bisnis Sambil berbisnis yang Lain?? Bisa banget ..
👉Nabung Gratis ++ income
Mau Tau CARanya ??
👉Hanya mengajak Orang Nabung tertib selama 5th, kita sudah dpt income tiap bulannya + Premi gratis.
SUKSES itu bukan milik orang yg mampu, Tapi
SUKSES ITU MILIK ORANG YANG MAU 

4 Alasan Mengapa Setiap Orang Harus Memiliki Asuransi Jiwa



Memiliki asuransi jiwa akan mengarah pada ketenangan pikiran seseorang. Terdapat banyak manfaat penting mengapa setiap orang harus memiliki polis asuransi jiwa. Proteksi dari asuransi jiwa dapat menjaga kualitas hidup anggota keluarga, jika karena hal tak terduga, ditinggal pergi selamanya oleh pemegang polis sebagai pencari nafkah utama.

Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa anda perlu mempertimbangkan memiliki asuransi jiwa:

1. Biaya Pemakaman

Biaya pemakaman bisa sangat membebani anggota keluarga yang masih hidup. Pengeluaran untuk pemakaman, termasuk upacara dan selamatan di beberapa adat dan kepercayaan, bisa cukup mahal. Bayangkan saat anggota keluarga yang ditinggal harus membayar semua pengeluaran ini tanpa perlindungan dari asuransi jiwa.

2. Biaya Hidup Sehari-hari

Tuntutan biaya hidup harian untuk berbagai kebutuhan mungkin tidak begitu merepotkan ketika penanggung nafkah utama masih hidup. Setelah pencari nafkah utama meninggal, pemasukan mungkin tidak lagi sebesar dan selancar dulu, padahal berbagai tagihan masih perlu dibayar. Belum lagi, anggota keluarga yang ditinggalkan masih harus berpikir tentang kebutuhan masa depan yang harus dipenuhi, seperti biaya pendidikan anak yang besarnya selalu meningkat tiap tahunnya.

3. Membantu Dana Pensiun

Seorang pensiunan mungkin cukup beruntung menerima tunjangan bulanan bagi dirinya dan keluarganya. Hanya saja perlu diingat, besar uang pensiun akan berubah saat salah satu pasangan, terutama yang dulunya berperan sebagai pencari nafkah, meninggal dunia. Jumlah uang pensiun yang diterima mungkin tidak akan sebesar dulu lagi. Akibatnya, anggota keluarga yang ditinggalkan akan mengalami penurunan standar hidup, bahkan tidak mungkin harus berhadapan dengan berbagai masalah finansial. Itu sebab, orang yang dulunya bekerja dan akan mendapatkan uang pensiun setelah berhenti bekerja juga perlu mempertimbangkan untuk memiliki asuransi jiwa.

4. Mengurangi Beban

Untuk seluruh anggota keluarga, memiliki polis asuransi jiwa tidak diragukan lagi mampu menurunkan beban keuangan. Dengan besar manfaat (uang pertanggungan) yang memadai, Anda dapat memastikan rumah, mobil, kartu kredit dan semua tagihan lainnya bisa dilunasi tanpa kendala berarti. Bayangkan saat pasangan Anda tidak harus khawatir bagaimana cara membayar hutang mobil, rumah dan biaya lainnya. Betapa menenangkan bukan?




Sabtu, 14 Desember 2019

Infobank Top 20 Financial Institutions 2019 Awards

Jakarta, 11 Desember 2019.  CAR Life Insurance kembali meraih prestasi membanggakan dengan mendapatkan dua penghargaan bergengsi pada ajang 2nd Top 20 Financial Institutions & CFO In Financial Institutions 2019 yang diselenggarakan oleh The Finance - Infobank di Hotel Mulia, Jakarta. Ajang tersebut diselenggarakan The Finance sebagai apresiasi kepada perusahaan dan CFO (Chief Financial Officer) yang mampu menjaga kinerjanya tetap stabil dan tumbuh dalam tiga tahun terakhir ditengah kondisi Perekonomian yang masih diwarnai ketidakpastian ekonomi global.

Penghargaan pertama, diberikan kepada perusahaan sebagai The Best Performing Life Insurance 2017-2019 Based on Financial Performance 2018-2019 Category Gross Premium Rp1 Trillion to Under Rp10T Trillion. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama CAR Life Insurance Freddy Thamrin. Sedangkan pengharhagaan kedua, diberikan kepada Direktur Antonius Probosanjoyo yang dinobatkan sebagai The Best CFO in Financial Institution 2019 Category Life Insurance.

Freddy Thamrin
Freddy Thamrin menerima penghargaan dari Infobank.

Antonius Probosanjoyo
Antonius Probosanjoyo menerima penghargaan sebagai The Best CFO.

Turut hadir mendampingi pada acara penyerahan penghargaan ini Chief Marketing Officer Suhendri dan perwakilan agen-agen CAR Life Insurance yang diundang. Prestasi yang diraih CAR Life Insurance ini tak luput dukungan dari jajaran manajemen, karyawan, agen (tenaga pemasar) serta para nasabah.

All 
Agen CAR Life Insurance bersama Freddy Thamrin selaku Direktur Utama,
Antonius Probosanjoyo, Direktur Keuangan dan Suhendri Direktur Marketing.

Senin, 02 Desember 2019

Tanpa Harus Ubah Kehidupanmu, Ini 5 Cara Kumpulkan Uang Banyak


Sempat -memerah -rupiah -berbalik -menghijau -akhir -perdagangan -d Cw

Bintang.com, Jakarta Mengubah kebiasaan rasanya memang sangat sulit. Bahkan, ada yang mengibaratkannya dengan mengubah seluruh kehidupanmu. Maka tak heran, ada beberapa orang yang meski sudah bertahun-tahun berusaha mengubah kebiasaannya, mereka tetap saja gagal. Contohnya, mengubah kebiasaan agar bisa rutin menabung.

Kebiasaan untuk menggunakan uang dengan tidak bijak akan membuat masa depanmu semakin sulit. Memang, mengubah kehidupanmu yang boros tak mudah. Tapi ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, tanpa harus merasa sengsara. 

1
Berhentilah untuk membeli makanan dari warteg atau restoran. Lebih baik, memasak di rumah. Bawa bekal ke kantor atau kampus. Tahan laparmu hingga sampai di rumah dan masak lagi untuk makan malam. 

2
Supaya irit, jangan pergi ke luar pada Jumat malam dan juga hari Sabtu. Sehingga, pengeluaranmu akan berkurang. 

3
Boleh saja jalan-jalan, atau bersantai di sebuah kafe. Tapi, hanya satu minggu sekali. Pilih satu hari dalam seminggu. Misalnya, Kamis malam. Kamu bisa makan malam bersama teman atau keluarga. lebih baik, pilih hari yang ada promonya. Misalnya lady's night atau lainnya. 

4
Setelah lama melakukan pengiritan, kamu mungkin merasa 'kasihan' atau kangen dengan makanan dan baju-baju yang dulu kamu makan dan beli. Boleh saja memanjakan diri sendiri. Tapi, hanya satu bulan sekali. 

5
Boleh saja berlaku baik kepada orang lain. Memberikan sesuatu kepada mereka, apa lagi orang yang kamu kenal memang akan mendapat pahala. Tapi ingat, mentraktir teman-teman atau anggota keluarga lain tentu saja akan mengurangi uang yang bisa kamu tabung. Lebih baik kamu berpikir lagi dan membuat keputusan yang bijaksana. 


Hindari 6 Hal Ini Jika Tak Mau Menyesal Saat Pensiun



Ilustrasi -tunjangan -pensiunan -3140625


Tindakan yang kita lakukan hari ini bisa memberi dampak yang besar di masa yang akan datang.
Apalagi bila tindakan tersebut tidak diperhatikan dengan matang.

Banyak orang yang merasa menyesal dengan kondisi yang harus mereka hadapi setelah pensiun. Bukan tanpa sebab, hal ini sering terjadi lantaran gaya hidup boros dan tidak memperdulikan masa depan yang mereka lakukan saat masih bekerja.

Jika Anda tidak ingin hal ini terjadi pada Anda, maka hindarilah untuk melakukan enam hal ini. Apa saja?
Berikut ulasannya 

1. Tidak menabung cukup banyak
Menabung pangkal bahagia. Dana tabungan juga pulalah yang menjadi penyokong utama saat Anda memasuki dunia pensiun. Banyak orang yang merasa menyesal saat memasuki dunia pensiun karena tidak menabung cukup banyak.

2. Pensiun terlalu dini
Di usia yang masih muda, pekerja yang memilih untuk pensiun dini masih memiliki kesempatan untuk memulai usaha baru. Pensiun dini juga memberikan manfaat lain seperti hemat biaya kesehatan karena tidak mengalami stres yang terlalu besar akibat bekerja, kurang tidur, atau kurang waktu berolahraga.

Meski menggiurkan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengambil pensiun dini. Jika tidak berhati-hati, mengambil pensiun di usia yang masih produktif malah akan merugikan Anda sendiri.

3. Tidak memiliki rencana di masa pensiun
Walau bukan lagi berada dalam usia produktif, bukan berarti Anda tidak boleh memiliki rencana di masa pensiun. Justru, jika Anda ingin masa pensiun Anda bisa bahagia maka Anda pun harus memiliki rencana apa yang ingin dilakukan saat sudah pensiun.

4. Tidak melakukan adaptasi gaya hidup
Saat telah pensiun, Anda akan memiliki gaya hidup yang berbeda dengan saat masih bekerja. Agar tidak kaget, maka cobalah untuk melakukan adaptasi gaya hidup dan meminimalisir tindakan konsumtif. Hal ini akan sangat berguna di masa pensiun Anda nantinya.

5. Mengabaikan inflasi
Banyak orang yang sudah menabung dalam jumlah besar untuk memenuhi keperluan dana pensiun. Tapi, tak jarang dari mereka yang lupa untuk memperhitungkan biaya inflasi. Sebanyak apapun Anda menabung, nilainya bisa terus menurun akibat inflasi.

6. Mengambil cicilan terlalu lama
Jika Anda ingin mengambil cicilan agar keperluan membayar kebutuhan Anda makin mudah, maka pertimbangkanlah masa cicilan agar tidak terlalu lama. Hal ini bertujuan agar di hari tua Anda tidak perlu memusingkan urusan untuk membayar cicilan.


Inilah Panduan Bebas Finansial bagi Mahasiswa


6620-tips -mengatur -keuangan -untuk -mahasiswa -perantau

Bebas finansial diartikan lebih ke arah mampu membiayai kebutuhan sehari-hari. Kalau Anda masih kuliah dan mendapatkan bantuan biaya dari orang tua, alangkah senangnya bila sudah mampu bebas finansial. Sampai saat ini hampir semua mahasiswa yang kuliah mendapatkan biaya kuliah dari orang tuanya.

Kalau pun mereka mendapatkan beasiswa, tetap saja hal tersebut terasa masih kurang untuk kebutuhan sehari-hari. Belum lagi jika kiriman orang tua terlambat. Jadi, pasti rencana Anda bisa tertunda akibat uang yang Anda punya tidak ada.

Untuk menghindari hal seperti itu, tak ada salahnya mulai belajar mandiri dari sekarang. Panduan bebas finansial berikut ini bisa menjadi referensi yang baik untuk dilakukan.

1. Tulis dan Analisis Biaya serta Pengeluaran Bulanan
Bagi Anda mahasiswa baru, ada baiknya mulai belajar mengatur keuangan. Poin penting dalam mengatur keuangan adalah mencatat semua biaya dan pengeluaran dalam satu bulan. Untuk pendapatan, biasanya mahasiswa baru sudah mendapatkan jatah bulanan dari orang tuanya.

Hal-hal kecil seperti ngopi, berkumpul bersama teman, dan beberapa hal kurang penting lainnya mulailah Anda catat dan analisis. Selama hal-hal kecil tersebut memberi manfaat, lakukanlah. Jika tidak banyak manfaatnya, hilangkan saja hal-hal tersebut untuk menghemat biaya. Untuk memudahkan analisis, Anda bisa menggunakan aplikasi pengatur keuangan untuk smartphone android.

2. Terapkan Rumus 50/20/30
Rumus simpel ini banyak membantu orang untuk mengatur keuangan. Dengan rumus ini, Anda jadi tahu  ke mana dan di mana sebaiknya memanfaatkan uang Anda. Sebab banyak ahli anggaran yang merekomendasikan rumusan ini.

Anda mungkin pernah mendengar tentang hal tersebut sebelumnya. Untuk lebih mudahnya, rumusan ini menempatkan anggaran Anda ke dalam tiga kategori sederhana:
  • Sekitar 50% dihabiskan untuk kebutuhan primer yang meliputi semua kebutuhan pokok, seperti  biaya kost, makan sehari-hari, dan tagihan lain semisal pulsa handphone, uang kuliah, dan sebagainya.
  • Sekitar 20% ditabung atau untuk melunasi pinjaman (jika ada).
  • Sekitar 30% untuk keperluan pribadi di luar kebutuhan pokok, seperti biaya untuk internet, sesekali makan bersama teman-teman, atau kebutuhan ringan lainnya.

3. Cari Biaya Kost yang Murah
Bagi seorang mahasiswa, tinggal di kost bukanlah untuk mencari kebebasan atau kemewahan. Jangan sampai biaya kost ini mengambil porsi yang signifikan dan menguras anggaran Anda. Banyak ahli keuangan merekomendasikan untuk menghabiskan uang untuk keperluan pribadi tidak lebih dari 30% dari jatah kiriman orang tua untuk sekedar biaya kost atau kontrak rumah.

4. Pertimbangkan untuk Kost Sekamar Berdua
Kost dengan sistem sekamar berdua bisa menghemat biaya sewa bagi mahasiswa. Hal ini sudah umum terjadi di banyak kampus. Jika rata-rata jatah kiriman dari orang tua sebesar Rp1.000.000, dengan sewa kost Rp500.000 bisa dibagi berdua dengan teman sekamar.

Tentu saja biaya ini jauh lebih ringan dibandingkan membayar sendiri biaya kost. Mungkin yang baru pertama kali mencoba akan merasa dalam situasi yang canggung. Namun, bagi yang sudah terbiasa, sekamar berdua justru lebih membuat Anda mudah bergaul dan memiliki banyak teman.

5. Kurangi Biaya Makan di Luar
Makanan adalah sebuah kebutuhan, tetapi sering pergi keluar untuk makan bisa menghabiskan banyak biaya. Terlebih Anda adalah mahasiswa yang mengandalkan kiriman orang tua. Kalau pun harus makan keluar bersama teman-teman kuliah, sebaiknya bayar sendiri-sendiri dan di tempat yang harganya terjangkau. Itu pun sebaiknya hanya dilakukan saat weekend. Untuk makan sehari-hari, sebaiknya carilah makanan di warung hemat sekitar kost. Lebih baik lagi kalau bisa masak sendiri.

6. Manfaatkan Apa yang Dimiliki
Godaan mahasiswa biasanya datang dari gaya hidup teman-temannya. Mulai dari yang paling kecil seperti handphonebaru hingga sepeda motor terbaru. Bila Anda sudah memiliki handphone dan sepeda motor yang masih layak digunakan, lebih baik dimanfaatkan saja. Tidak perlu tergoda dengan merek baru yang belum tentu benar-benar Anda butuhkan selain untuk sekadar mengikuti gaya hidup yang sedang tren.

7. Carilah Hiburan Gratis
Namanya juga mahasiswa, sudah wajar jika yang dicari adalah harga murah dan kalau bisa gratis, termasuk dalam menikmati hiburan. Kadang yang namanya hobi menjadikan diri gelap mata. Ingatlah, dalam setiap hobi yang berbayar, selalu ada cara untuk mendapatkan yang gratis.

Ambil contoh jika hobi menonton film terbaru, Anda harus mengeluarkan biaya sampai Rp50.000 untuk menonton di bioskop. Daripada harus mengeluarkan uang, kenapa tidak mengikuti kuis mendapatkan tiket nonton film yang sering di-posting di media sosial? Prinsipnya, ada banyak cara untuk mencari gratisan dari hobi yang berbayar tersebut.

8. Mencari Penghasilan Tambahan
Memang sebagai seorang mahasiswa, kewajiban utama Anda adalah menimba ilmu di kampus dengan sebaik-baiknya. Untuk persoalan uang untuk kebutuhan sehari-hari, sebagai mahasiswa tentu tak perlu pusing-pusing memikirkannya.

Sebab orang tua masih akan menanggung sepenuhnya. Namun, masalahnya adalah uang saku yang diberikan orang tua sering kali kurang mencukupi kebutuhan bulanan. Di sinilah Anda dituntut untuk bisa mandiri.

Oleh karena itu, Anda perlu berusaha sendiri untuk menambah pundi-pundi uang di dompet. Cara paling mudah dan praktis adalah dengan bekerja paruh waktu sebagai freelancer. Banyak pekerjaan yang bisa didapatkan secara freelance, seperti menjadi guru privat, menjadi penulis naskah, atau mengerjakan proyek online sesuai skill dan bidang yang dipelajari semisal desain grafis atau pemrograman komputer.

Dengan cara tersebut, Anda tak perlu keluar dari kamar dan menghabiskan biaya transportasi. Bahkan, Anda bisa dapat tambahan penghasilan dari pekerjaan freelance tersebut.

Mulailah Berhemat dan Carilah Pendapatan Tambahan
Uraian di atas memberi gambaran bagaimana Anda bisa semakin mandiri secara kreatif menyiasati kebutuhan, khususnya jika status Anda masih mahasiswa yang mengandalkan kiriman biaya kuliah dari orang tua.

Selain berhemat, Anda sebenarnya juga bisa lebih kreatif dengan menambah penghasilan. Ada banyak cara untuk menambah penghasilan yang bisa dilakukan seorang mahasiswa. Kuncinya, Anda mesti kreatif dan punya tekad yang kuat.


6 Kata Bijak Soal Uang Dari Orang Terkenal Dunia Harus Direnungkan



 Uang Rupiah

Merdeka.com - Uang saat ini menjadi benda yang sangat krusial untuk memenuhi semua kebutuhan hidup. Tak jarang dari mereka yang bekerja keras pun rela untuk mengorbankan kepentingan lainnya yang lebih penting seperti kesehatan, hanya demi bekerja dan terus bekerja.

Bekerja keras adalah salah satu hal yang harus dilakukan orang untuk bisa mendapatkan balas jasa dalam bentuk uang. Kemudian, uang ini akan membantu seseorang mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka sehingga keberlangsungan hidup mereka terjaga.

Akan tetapi, pandai dalam bekerja tak menjamin seseorang bisa menjadi kaya dan segala kebutuhannya akan selalu terpenuhi. Hal yang lebih penting dari kemampuan untuk bekerja keras mengumpulkan uang adalah bagaimana mengelola uang itu sendiri.

Dalam beberapa kasus, uang dapat menjadi tuan bagi seorang individu. Hal ini bisa terjadi karena orang tersebut sangat mengagungkan uang. Uang menjadi hal utama yang dipikirkan dan seolah selalu menjadi hasrat untuk didapatkan dan dipercaya memberikan kepuasan baginya.

Beberapa kata-kata bijak dari orang terkenal berikut dapat Anda baca dan renungkan untuk menjadikan Anda pribadi yang lebih sadar diri bahwa uang bukanlah raja dalam hidup Anda.

1. Uang jadi raja

"Uang bukan satu-satunya jawaban, tapi itu membuat perbedaan," kutipan Barack Obama.
Hampir bisa dikatakan bahwa uang menjadi jawaban atas kebutuhan hidup. Namun ingat bahwa uang bukan merupakan satu-satunya hal yang sempurna. Uang bahkan bisa lebih buruk dari yang Anda bayangkan.

Anda bisa menjadi pribadi yang berbeda 180 derajat hanya karena uang. Kebutuhan Anda akan uang berpotensi menjadikan Anda pribadi yang berambisi untuk terus bekerja dan mengumpulkan uang tanpa memahami hakikat hidup dan bekerja. Tak jarang ambisi yang cenderung mirip kegilaan ini mengubah kepribadian Anda dan menjadikan Anda tidak sebagai diri sendiri di mata orang lain.

2. Cara pandang soal penghasilan

"Penghasilan kita seperti sepatu: jika terlalu kecil, mereka menjepit kita. Tetapi jika terlalu besar, mereka membuat kita tersandung dalam perjalanan," kutipan Charles Caleb Colton.

Bekerja memang menjadi hal yang wajib. Ketika sudah melakukan apa yang menjadi pekerjaan dan kewajiban, Anda berhak mendapatkan balas jasa atau yang kita kenal dengan sebutan penghasilan.
Penghasilan bisa terlalu besar dan juga terlalu kecil. Tergantung dari mana Anda memandang dan bagaimana Anda membandingkan antara usaha dan hasil yang diterima.

Nominal tidak bisa dijadikan parameter apakah penghasilan tergolong kecil atau besar. Pola hidup dan emosi-lah yang menentukannya. Untuk bisa merasa cukup, Anda harus bisa selalu bersyukur dan bisa selalu merasa cukup dengan apa yang dimiliki.

3. Uang mengubah kebiasaan

"Tidak ada hal yang begitu membentuk kebiasaan selain uang," kutipan Don Marquis.
Ironi, tetapi inilah yang terjadi saat ini. Banyak orang menjadi pribadi yang berbeda hanya karena uang. Uang diciptakan tidak lagi sebagai alat pertukaran namun juga bisa mengubah sifat dan kepribadian seseorang.

Uang bahkan bisa membentuk kebiasaan orang. Hati-hati, Anda tidak perlu terlalu larut dalam ambisi Anda untuk mendapatkan uang. Ada hal-hal lain yang nilainya jauh lebih tinggi dari pada uang, yaitu kesehatan dan keluarga.

4. Uang tidak bodoh

"Uang tidak pernah membodohi siapa pun, melainkan hanya menunjukkan siapa kita," kutipan Elbert Hubbard.

Hati-hati khususnya bagi Anda yang bekerja dengan orientasi pada uang. Terkadang Anda bisa berubah kepribadiannya karena uang. Namun di sisi lain uang bisa menunjukkan jati diri Anda.

Uang bisa menguji siapa Anda yang sesungguhnya. Berhati-hatilah dalam menggunakan uang yang Anda dapatkan. Bijak dalam menggunakan uang sama dengan menyelamatkan diri Anda dari kesulitan yang mungkin terjadi di masa mendatang.

5. Uang hamba yang baik

"Uang adalah hamba yang baik, namun ia adalah tuan yang buruk," kutipan Francis Bacon.
Anda adalah tuan bagi diri Anda sendiri. Anda yang bisa memutuskan mana yang terbaik bagi Anda, apa yang menjadi kebutuhan Anda, dan bagaimana cara Anda mendapatkannya.

Uang memang penting namun jangan sampai hidup Anda seolah diatur oleh uang. Andalah yang harus mengatur uang agar bisa menunjang kehidupan Anda dengan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

6. Waktu lebih berarti dari uang

"Waktu lebih berarti daripada uang. Anda dapat mendapatkan lebih banyak uang, tetapi Anda tidak dapat mendapatkan lebih banyak waktu," kutipan Jim Rohn.

Beberapa orang gila bekerja hanya untuk uang, sesuatu yang menurut mereka paling sempurna karena dengan uang mereka seolah bisa mendapatkan semuanya yang mereka mau.

Akan tetapi banyak hal lain yang kemudian dikorbankan dan hal ini tidak berarti apapun bagi mereka karena pikiran mereka hanya tertuju pada uang. Anda bisa saja kehilangan berbagai momen penting dan berharga dengan keluarga atau rekan kerja ketika Anda mati-matian bekerja dan berjuang untuk mendapatkan uang.


CAR LIFE INSURANCE RAIH PENGHARGAAN DI AJANG INDONESIA BEST INSURANCE AWARD 2019: ENHANCING ADAPTATION AND RESILIENCE


Pak Tony Menerima -min

Jakarta, 12 September 2019. CAR Life Insurance kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan dari Warta Ekonomi di ajang Indonesia Best Insurance Award2019: Enhancing Adaptation and Resilience. Kali ini CAR Life Insurance terpilih menjadi salah satu perusahaan asuransi yang masuk dalam TOP 3 Financial Performances for Insurance Company with Assets Between 6-10 T di kategori Asuransi Jiwa (Life Insurance).

Penghargaan tersebut Warta Ekonomi selenggarakan untuk mengapresiasi kinerja perusahaan asuransi  serta memberikan inspirasi kepada perusahaan-perusahaan asuransi lain di Indonesia. Apresiasi tersebut diberikan kepada perusahaan asuransi berdasarkan kinerja keuangan, inovasi produk dan jasa, keterbukaan informasi tata kelola perusahaan, serta pemilihan CEO terbaik berdasarkan keunggulan yang dimiliki menurut Warta Ekonomi atas kinerja selama tahun 2018.

DSC02387 (1)

Acara penerimaan penghargaan dihadiri langsung oleh Direktur CAR Life Insurance Bapak Antonius Probosanjoyo di  Balai Kartini, Jakarta. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi CAR Life Insurance untuk terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta mengembangkan inovasi produk dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.

CAR Life Insurance Raih Penghargaan di Ajang Infobank Insurance Awards 2019



DSC00442


Jakarta, 25 Juli 2019. Kinerja yang baik dari CAR Life Insurance kembali mendapatkan apreasi dengan meraih penghargaan bergengsi di ajang Infobank 20th Insurance Awards 2019. CAR Life Insurance memperoleh penghargaan di kategori “Perusahaan Asuransi Jiwa Berpremi Bruto Rp1 Triliun s.d di bawah Rp5 Triliun”.

Direktur Utama Freddy Thamrin hadir langsung menerima penghargaan tersebut di The Westin Jakarta. Turut mendampingi hadir juga DIrektur Antonius Probosanjoyo dan para agen-agen pemasaran terpilih.

DSC00407
Direktur CAR Life Insurance Freddy Thamrin (kanan) saat menerima penghargaan
Infobank Insurance Awards 2019

Penghargaaan yang CAR Life Insurance terima ini tak lepas dari kepercayaan para nasabah dan dukungan dari jajaran manajemen, karyawan, hingga agen pemasaran.

KERJA VS BERBISNIS

Umumnya orang lebih memilih mencari kerja ketimbang berbisnis... Karena mereka merasa AMAN, TERJAMIN, dan penghasilan PASTI... BENER ...