Tampilkan postingan dengan label inspirasi & Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi & Motivasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Januari 2020

PIPA VS EMBER





Ulasan Cerita Inspiratif Pipa VS Ember

Setelah membaca Cerita Inspiratif Pipa VS Ember diatas. Kita sadari bahwa Cerita Inspiratif ini menggambarkan kehidupan Kita. Pekerjaan yang dilakukan Embro dan Pipo melambangkan apa yang di lakukan kebanyakan Orang dalam mendapatkan Penghasilan.



Embro : Mendapatkan Penghasilannya dengan cara menggunakan ember. Ia harus pulang pergi mengisi embernya dari mata air di pegunungan dan membawanya ketampat penampungan di Desa untuk di tukarnya dengan Uang. Untuk meningkatkan Penghasilan yang dilakukan oleh Embro adalah memperbesar ukuran ember dan lebih rajin pergi ke mata air.



Dalam kehidupan yang nyata sangatlah normal kalau kita ingin meningkatkan Penghasilan kita harus bekerja lebih keras, misalnya dengan bekerja lembur atau mungkin mendapatkan kerja tambahan. Kita juga dapat memperbesar ember kita yaitu dengan menerima posisi Pekerjaan yang lebih tinggi. Sebagian besar dari kita menukarkan waktu kita untuk mendapatkan Uang.



Seperti juga Embro, kitapun memiliki waktu yang terbatas untuk di barterkan menjadi uang dan kita tahu setiap Orang hanya memilliki Waktu 24Jam/Hari dan tidaklah mungkin kalau kita membarterkan seluruh waktu kita untuk bekerja, dan lebih sulit lagi yaitu jika kita tak mampu lagi membarterkan waktu kita karena alasan Usia, Kesehatan ataupun alasan lainnya, sehingga Penghasilan kita terhenti sama sekali.





Lain halnya apa yang dilakukan oleh Pipo. Secara bijaksana Pipo tidak membarterkan seluruh waktunya hanya untuk menghasilkan Penghasilan yang terbatas. Tetapi ia menggunakan sebagian waktu yang dimilikinya untuk membangun saluran pipa (INVESTASI --> PASSIVE INCOME), karena Pipo tahu saluran pipa itu akan mendatangkan Penghasilan yang berkesinambungan tanpa dia harus membarterkan seluruh waktunya. Dia tahu bahwa suatu hari nanti mungkin karena alasan Usia tau Kesehatan dia tidaakan lagi membarterkan waktunya dengan Uang.



Sedangkan bila ia mampu menyelesaikan gagasan saluran pipanya itu, dia hanya perlu bekerja keras sekali saja untuk membangun saluran pipa. Setelah saluran pipa selesai maka Penghasilan akan terus mengalir bagi Pipo.



Pipo telah menunjukkan kepada kita bahwa untuk mendapatkan Penghasilan kita tidak selalu harus membarterkan waktu kita dengan Uang, ada cara lain yang lebih baik.



Bagaimana dengan Anda ?? 
Apakah Anda seperti Embro, yang membarterkan waktu untuk mendapatkan Penghasilan ?? 
Atau Anda ingin mengikuti jejak Pipo, mempunyai Penghasilan yang berkesinambungan dan tidak membarterkan seluruh waktu Anda untuk menghasilkan Uang??





3 PRINSIP DASAR MEMBANGUN BISNIS JARINGAN

KERJA VS BERBISNIS


Umumnya orang lebih memilih mencari kerja ketimbang berbisnis...
Karena mereka merasa AMAN, TERJAMIN, dan penghasilan PASTI...
BENER apa BETUL...? 
Makanya sering ketemu orang yang ditawari untuk berbisnis jawabannya " Kerja Yang Pasti2 Aja " 
Oke..
Mari kita kupas 3 kata sakti mereka yaitu, AMAN, TERJAMIN, PASTI...

1. AMAN :
Siapa bilang jadi karyawan Itu aman, karena kapan saja bisa terkena PHK, udah Iihatkan berita PHK sana
sini... 

2. PASTI :
Yang ini saya setuju, karena jadi karyawan itu PASTI...
( Pasti, Pergi Pagi Pulang Petang Pala Pusing Penghasilan Pas-pasan Perut Perih Pantat Pegal-pegal )
Apalagi tanggal tanggal tua... PASTI...

3. TERJAMIN :
Maksudnya hari tua terjamin..??
SERIUS !!!
Malah BANYAK kita temukan Saat pensiun bukannya pensiun dengan tenang, malah mereka harus kerja Iagi istilahnya dikaryakan...

hmmm ..... lni namanya pindah pekerjaan bro... Memang...
Bukan berarti jadi karyawan itu tidak baik, tapi kalau ingin mengubah kondisi finansial jadi karyawan saja TIDAK CUKUP.

secara....makin hari kebutuhan makin naik
Padahal, andai mau membuka pikiran, buka mata, buka hati dan buka bisnis itu lebih baik daripada menunggu krisis datang... setuju .. ???
👉berbisnis di usia muda...
👉Yg Pengen punya Penghasilan Tambahan/ BISNIS Menabung cerdas CARa 3i pilihan paling tepat...
👉Bisnis sambil kuliah? Mantap tuh...
👉Bisnis Sambil bekerja ?? Apalagiiiii...
👉Bisnis Sambil berbisnis yang Lain?? Bisa banget ..
👉Nabung Gratis ++ income
Mau Tau CARanya ??
👉Hanya mengajak Orang Nabung tertib selama 5th, kita sudah dpt income tiap bulannya + Premi gratis.
SUKSES itu bukan milik orang yg mampu, Tapi
SUKSES ITU MILIK ORANG YANG MAU 

KITA AKAN DIHARGAI DENGAN BENAR KETIKA KITA BERADA DI LINGKUNGAN YG TEPAT



Seorang murid sedang membersihkan aquarium gurunya, ia memandang ikan arwana merah dengan takjub...
Tak sadar gurunya sudah berada di belakangnya...
"Kamu tahu berapa harga ikan itu?". Tanya sang guru..
"Tidak tahu". Jawab si murid...
"Coba tawarkan kepada tetangga sebelah". Perintah sang guru...
Ia memfoto ikan itu dan menawarkan ke tetangga..
Kemudian kembali menghadap sang guru...
"Ditawar berapa nak?" tanya sang guru..
"50.000 Rupiah guru". Jawab si murid mantap...
"Coba tawarkan ke toko ikan hias!!". Perintah sang guru lagi..
"Baiklah guru". Jawab si murid. Kemudian ia beranjak ke toko ikan hias...
"Berapa ia menawar ikan itu?". Tanya sang guru..
"800.000 Rupiah guru". Jawab si murid dengan gembira, ia mengira sang guru akan melepas ikan itu...
"Sekarang coba tawarkan ke Si Fulan, bawa sertifikat ini sebagai bukti bahwa ikan itu sudah pernah ikut lomba". Perintah sang guru lagi..
"Baik guru". Jawab si murid. Kemudian ia pergi menemui si Fulan yang dikatakan gurunya. Setelah selesai, ia pulang menghadap sang guru.
"Berapa ia menawar ikannya?".
"50 Juta Rupiah guru"...
Ia terkejut sendiri menyaksikan harga satu ikan yang bisa berbeda-beda...
"Nak, aku sedang mengajarkan kepadamu bahwa kamu hanya akan dihargai dengan benar ketika kamu berada di lingkungan yang tepat...".
"Oleh karena itu, jangan pernah kamu tinggal di tempat yang salah lalu marah karena tidak ada yang menghargaimu...
Mereka yang mengetahui nilai kamu itulah yang akan selalu menghargaimu.
Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yang tidak mengenal kita.
Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita.
Kita istimewa dalam penglihatan orang-orang yang mencintai kita.
Kita adalah pribadi yang menjengkelkan bagi orang yang penuh kedengkian terhadap kita.
Kita adalah orang-orang jahat di dalam tatapan orang-orang yang iri akan kita.
Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing, maka tak usah berlelah-lelah agar tampak baik di mata orang lain.
Cukup berbuat baik, dan yang terbaik akan datang..
Baca juga :

Selasa, 10 Desember 2019

5 NASIHAT PENTING WAJIB DIDENGARKAN Buat SIAPAPUN YANG MAU SUKSES | Moti...

Black Friday Promo Hosting Unlimited Indonesia

ORANG SUKSES VS ORANG GAGAL | Motivasi Merry | Merry Riana










TIDAK ADA KATA TERLAMBAT (Video Motivasi) | Spoken Word | Merry Riana

UNTUK KAMU YANG SEDANG BERJUANG (Video Motivasi) | Spoken Word | Merry R...

Nikmati Kopinya, Bukan Cangkirnya



Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua.
Percakapan segera terjadi dan mengarah pada komplain tentang stess di pekerjaan dan kehidupan mereka.
Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis – dari porselin, plastik, gelas, kristal, gelas biasa, beberapa diantara gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah – dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.
Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan: “Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan yang murah saja. Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami.”
Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi.
Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus bahkan menyembunyikan apa yang kita minum. Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukanlah cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain.
Sekarang perhatikan hal ini: Kehidupan bagai kopi, sedangkan pekerjaan, uang dan posisi dalam masyarakat adalah cangkirnya.
Cangkir bagaikan alat untuk memegang dan mengisi kehidupan. Jenis cangkir yang kita miliki tidak mendefinisikan atau juga mengganti kualitas kehidupan yang kita hidupi.
Seringkali, karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.
Tuhan memasak dan membuat kopi, bukan cangkirnya.
Jadi nikmatilah kopinya, jangan cangkirnya.
Sadarilah jika kehidupan anda itu lebih penting dibanding pekerjaan anda.
Jika pekerjaan anda membatasi diri anda dan mengendalikan hidup anda, anda menjadi orang yang mudah diserang dan rapuh akibat perubahan keadaan.
Pekerjaan akan datang dan pergi, namun itu seharusnya tidak merubah diri anda sebagai manusia. Pastikan anda membuat tabungan kesuksesan dalam kehidupan selain dari pekerjaan anda.
Mau jadi affiliate marketer??

Filosofi Semut



Marilah kita belajar kebijakan dari semut.
Semut bekerja keras di masa sulit, agar hidup tercukupi di masa yang lebih sulit.
Semut tidak mengeluh, tidak ada yang bersantai ria saat semut yang lain bekerja.
Semut mengutamakan kerjasama daripada sok bossy dan merasa lebih keren sendiri.
Semut tidak mengharapkan pemberian mudah, dan tidak marah kalau tidak ada yang memberinya gratisan.
Semut tidak malas, tidak suka menunda, tidak menyalahkan orang lain atas kesulitan hidup, dan patuh kepada fitrahnya yang baik.
Marilah kita menjadi manusia yang hidup penuh penghormatan kepada diri sendiri. Marilah kita hidup dengan sepenuhnya.

Filosofi Rumput


Bila menyukai tanaman dan hobi menanam, kita akan tahu betapa luar biasanya kehebatan rumput.
Kita tentu pernah mendengar pepatah, “Mencabut rumput harus sampai ke akarnya.” Artinya, rumput sangatlah kuat. Ketahanannya luar biasa. Bila kita mencabutnya, tetapi masih menyisakan sedikit saja akarnya, rumput akan kembali tumbuh, menjalar, dan memenuhi tempatnya.
Saat musim kemarau, rumput terlihat kering dan layu. Saat musim hujan tiba, ia akan tumbuh seperti semula.
Untuk memiliki kekuatan dan ketahanan hidup seperti rumput, kita perlu memiliki akar yang kuat. Akar ini berupa nilai-nilai kehidupan yang kuat, yang akan menopang diri kita di masa-masa sulit. Teguh dan tidak mudah digoyangkan oleh badai kehidupan.
Rumput itu kecil, tapi memiliki ketahanan yang cukup kuat.

Filosofi Hujan

Pernahkah memikirkan hal-hal baik dari datangnya hujan? Kita pasti sering gembira jika hujan datang setelah kemarau panjang. Sebenarnya banyak hal yang bisa kita pelajari dari hujan.
Pelajaran tersebut akan berguna untuk hidup kita agar lebih rendah hati, penuh motivasi dan semangat menjalani hidup hari-hari.
Berikut filosofi hujan yang dapat Anda pelajari.
1. Meski jatuh berkali-kali, hujan tidak pernah menyerah.Pernahkah kita sadar kalau hujan itu turun dan jatuh terus. Dari hal itu kita bisa belajar bahwa hujan tetap mencoba meskipun jatuh berkali-kali. Hujan terus turun tanpa menyerah dan itu bisa menjadi pelajaran yang bagus buat kita. Kita harus selalu kuat dan tabah untuk mencapai sesuatu.
2. Hujan turun setelah kemarau panjang. Bukankah kesabaran adalah kuncinya?Masih ingat dengan kemarau yang berkepanjangan? Bagaimana kalau kemarau itu datang tanpa diselingi oleh hujan. Bumi akan menjadi kering dan tak seindah yang kita tahu. Beruntung bahwa hujan datang setelah kemarau panjang. Kehidupan jadi jauh dari kesulitan dan kesengsaraan. Kita sebaiknya dapat menjadi penolong atau paling tidak penghibur untuk orang yang benar-benar membutuhkan kita.
3. Hujan bisa memberi rasa dingin.Setelah panas seharian, hujan turun membasahi bumi. Cuaca menjadi berubah dan hawa menjadi dingin dan nyaman untuk beristirahat. Semoga dengan menyadari sifat hujan, kita jadi ingat untuk tidak terus memenuhi amarah melainkan lebih bersifat santai menghadapi sesuatu.
4. Hujanpun bisa marah. Kalau manusia tidak ‘ramah’.Seperti manusia hujan yang juga bagian dari alam bisa marah. Ketika benar-benar tidak ada lagi yang peduli dengan lingkungan sekitar. Hujan turun dengan derasnya yang terkadang membawa bencana. Sebaiknya kita menyadari sesuatu bahwa manusia punya amarah alangkah baiknya jika kita bisa menjaga perasaan satu sama lain.
5. Bau hujan itu menyenangkan. Sederhana dan menenangkan.Ini bagian yang banyak belum disadari orang. Saat hujan turun ke bumi dan membasahi tanah, maka aroma hujan akan tercium. Baunya sangat menyegarkan dan itu adalah bau hujan. Di dalam hidup, sebaiknya kita belajar untuk menjadi orang yang menyenangkan. Semua orang pasti merasa senang dengan sifat-sifat orang yang menyenangkan.
6. Hujan datang untuk menyejukkan bumi. Bermanfaat bagi material lain.Meskipun hujan kadang tidak datang, tetapi kedatangan hujan sangat penting. Hujan turun untuk memberikan kesejukan bagi kehidupan manusia di bumi. Sebaiknya kita belajar seperti hujan yang datang dan muncul untuk membawa dan berbagi rasa senang.
7. Hujan turun karena tahu bumi membutuhkan.Hujan turun disaat bumi memang benar-benar membutuhkannya. Setelah kemarau panjang, hujan tetap akan turun untuk menghijaukan bumi. Kita juga bisa menjadi seperti hujan yang siap membantu teman atau keluarga yang membutuhkan bantuan kita.
8. Banyak orang mengeluh karena hujan. Tapi hujan tetap datang tiap tahunnya.Meskipun beberapa orang yang mengeluh karena hujan turun, hujan tetap turun. Hal ini pelajaran buat kita bahwa selama itu baik kita tidak perlu takut untuk melakukan sesuatu. Bahkan kita sedang melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain. Jangan berhenti hanya karena beberapa orang tidak suka.
9. Hujan itu tidak kenal waktu.Hujan turun memang tidak kenal waktu dan mengerti apa yang sedang dilakukan manusia. Hujan adalah anugerah dari yang kuasa. Maka dari itu kita juga seharusnya dapat menerima hujan dan hal baik datang tanpa memaksakan waktu sesuai dengan yang kita inginkan.

Filosofi Lebah


Lebah adalah binatang kecil yang sangat istimewa.
Lebah diciptakan Tuhan Yang Maha Kuasa banyak memberi manfaat bagi manusia. Di antara manfaatnya adalah madu. Tak hanya itu, perilaku hewan kecil ini harusnya menjadi cerminan akhlak bagi manusia sejati.
Perhatikanlah kehidupannya. Ada banyak manfaat yang bisa diambil hikmahnya dari lebah.
Pertama, lebah hanya menghisap saripati bunga.
Ia hanya mengambil yang inti dan membiarkan yang lain. Lebah tahu, yang menjadi kebutuhannya hanyalah saripati, bukan yang lainnya. Ini mengajarkan bahwa setiap manusia harus mengambil sesuatu yang baik dan halal. Sebab, mengambil hak yang lain hukumnya adalah haram.
Kedua, lebah menghasilkan madu.
Ia memberi manfaat bagi manusia. Ini pelajaran bagi kita semua. Madu berasal dari saripati bunga dan baik, maka keluarnya pun baik. Sesuatu yang halal, keluarnya halal pula. Dan, ia banyak memberi manfaat bagi orang lain.
Ketiga, lebah tidak merusak.
Di mana pun dia hinggap, tak ada tangkai daun ataupun ranting pohon yang patah. Betapa santunnya hewan kecil ini hingga dalam bergaul dia tidak menyakiti siapa pun dan senantiasa menjaga kedamaian dalam setiap suasana. Lebah senantiasa memegang prinsip ketenteraman dalam pergaulan.
Keempat, lebah punya harga diri.
Ia tidak akan pernah mengganggu orang lain selama kehormatan dan harga dirinya dihormati. Namun, bila harga dirinya dizalimi, ia akan siap ‘menyengat’ pengganggunya. Karena itu, setiap manusia harus mampu menjaga kehormatan dirinya.
Sudah sepatutnya kita belajar ilmu dari lebah. Bukan karena fisik dan pesonanya yang kurang menarik, tapi karena komitmennya dalam bersikap dan berbuat. Manusia memiliki kemuliaan dari makhluk lain. Namun, tingkah laku dan kehormatan manusia bisa lebih hina dari binatang.
Tuhan telah memberikan pelajaran bagi manusia untuk mengambil hikmah dari lebah. Ia makhluk kecil yang memberikan manfaat sangat besar bagi manusia.
INGIN BUAT LANDING PAGE?? CEK DISINI :

Filosofi Kamera






Layaknya kamera yang hasilnya bergantung pada apa yang kita fokuskan, begitupun kehidupan. Kita bisa memfokuskannya untuk memotret hal-hal yang baik, juga bisa untuk menangkap hal-hal yang buruk.
Jadi, pilihannya tergantung kita, apa yang mau kita lihat dan apa yang mau kita fokuskan dalam hidup ini?
Jika kita mampu memotret dan berfokus kepada hal-hal yang baik dan indah yang kita miliki serta menikmati hidup ini, kita akan memiliki kehidupan yang bahagia.
Sebaliknya, jika kita senantiasa berfokus kepada kesialan, cacat, kemalangan, dan cela yang kita atau orang lain miliki, hal-hal buruk yang terjadi dalam hidup kita, dan berpikir orang selalu mencoba menipu kita atau menjatuhkan kita, sudah dipastikan hidup kita akan penuh dengan drama dan penderitaan.
Ambil kamera, kemudian ambil gambar sesuka hati. Dengan begitu, kita akan mengerti bentuk bahagia dari hasil jepretan kamera kita sendiri.

Membeli Kebahagiaan



Uang benar-benar tidak bisa membeli kebahagiaan.
Orang kaya belum tentu bahagia, sebaliknya orang miskin belum tentu menderita.
Korelasi yang keliru antara uang dan kebahagiaan ini dapat menyebabkan beberapa orang berjuang mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi, berharap lebih banyak uang akan membawa lebih banyak kepuasan dalam hidup.
Ironisnya, perjuangan ini bisa datang dengan mengorbankan kebahagiaan saat ini.
Dengan membeli banyak barang, tidak membawa kesenangan abadi. Sukacita memudar ketika orang terbiasa dengan barang-barang baru.
Sebenarnya, memberikan bantuan pada orang lain justru akan membuat orang lebih bahagia.
Investigasi psikologis lain menemukan orang lebih bahagia ketika mereka menghabiskan uang untuk orang lain daripda untuk diri mereka sendiri. Dan hasil ini tidak dipengaruhi oleh tingkat pendapatan individu.
Uang tidak bisa membeli kebahagiaan.

Sekantong Bibit Kacang Tanah



Dikisahkan, ada seorang gadis muda yang bertekad membantu desa asalnya yang miskin dan terbelakang. Dia rajin mengusahakan segala daya upaya untuk bisa menghasilkan uang guna membeli buku dan perlengkapan sekolah anak-anak di sana. Tetapi, sehebat apapun usahanya, terasa masih saja serba kekurangan.
Hingga suatu hari, dia mendapatkan janji bertemu dengan seorang kaya di kota, dengan harapan si tuan kaya mau memberi sumbangan uang. Setelah bertemu, si gadis muda menceritakan keadaan desanya dan sarana pendidikan yang jauh dari memadai serta memohonkan bantuan untuk mereka.
Dengan nada bosan dan tidak bersahabat, tuan kaya berkomentar santai, “Gadis muda. Kamu salah alamat. Di sini bukan badan amal yang memberi sumbangan cuma-cuma. Kalau memang anak-anak desamu tidak bisa sekolah, ya itu nasib mereka. Kenapa aku yang harus membantu?”
Tampak dia tidak mempercayai sedikitpun ketulusan gadis muda di hadapannya. Dengan pandangan tidak berdaya dan putus asa, si gadis tahu, usahanya telah gagal.
Tetapi sebelum pergi, dia mencoba berusaha yang terakhir, “Tuan, kalau boleh, apakah saya bisa meminjam sekantong bibit unggul biji kacang yang tuan hasilkan selama ini? Anggaplah hari ini tuan telah membantu kami dan saya berjanji tidak akan mengganggu tuan lagi.”
Dengan heran dan karena ingin segera mengusir si gadis, tanpa banyak cakap, segera diberinya sekantong bibit kacang tanah yang diminta. Sepulang dari sana, si gadis memulai gerakan menanam biji kacang tanah di atas tanah penduduk miskin, dengan tekad sebanyak satu kantong biji kacang tanah, akan menghasilkan kacang sebanyak yang bisa tumbuh di sana.
Usahanya berhasil. Dan beberapa saat setelah panen, si gadis kembali mendatangi si hartawan, “Tuan, saya datang kemari dengan tujuan untuk mengembalikan sekantong biji kacang tanah yang saya pinjam waktu itu.”
Lalu si gadis menceritakan keberhasilan mereka menanam hingga memanen, dari sekantong biji kacang menjadi sebanyak itu. Si tuan kaya terkesan dengan hasil usaha dan ketulusan si gadis muda dan berkenan datang ke desa meninjau.
Dia sangat terkesan dan kemudian malahan menyumbangkan alat-alat pertanian, mengajarkan cara bertani yang baik, dan membeli semua hasil panen yang dihasilkan desa tersebut. Tiba-tiba kehidupan di desa itu berubah total. Mereka mampu menghasilkan uang, hidup lebih sejahtera, dan mampu membangun sekolah untuk pendidikan anak-anaknya. Sungguh perjuangan seorang gadis muda yang membanggakan dan nyata! Tidak ada usaha yang sia-sia! Seluruh penduduk desa selalu bersyukur dan berterima kasih atas jasa si gadis muda.
Kehidupan di dunia ini sangat realistis. Saat kita dalam keadaan lemah, mundur, gagal, banyak orang mencemooh kita. Saat kita ingin memulai usaha atau ada ide-ide baru yang mau kita kerjakan, ada saja orang yang tidak mau membantu tetapi meremehkan, menghina dan memandang sebelah mata. Ya, tidak usah marah, dendam ataupun membenci. Lebih baik siapkan segalanya secara maksimal dan perjuangkan sampai berhasil. Setelah ada bukti sukses baru orang akan percaya dan lambat atau cepat akan memberi pengakuan pada kita.
Tapi jangan heran, saat kita sukses ada pula orang yg menunggu kapan kita jatuh. Maka yang paling utama adalah sikap kita. Sewaktu kita gagal dan diremehkan tidak marah. Sewaktu kita sukses, tidak lupa diri. Walaupun sukses tetap rendah hati dan bersahaja. Dan, tetap optimis menciptakan kesuksesan yang lebih besar.
BACA JUGA :

SETIAP MANUSIA ITU UNIK



Setiap manusia itu unik, tak ada satu orang pun yang mempunyai kesamaan dengan orang lain. Bahkan manusia kembar mempunyai perbedaan.
Umumnya perbedaan ini yang membuat orang iri hati, padahal dengan perbedaan itu justru orang dapat saling memperkaya dan melengkapi.
Perbedaan itulah yang menjadi keunikan setiap manusia.
Misalnya: memiliki bakat musik, bakat melukis, bakat olahraga, bakat menari, pandai berbisnis, dan seterusnya.
Keunikan diri itu merupakan anugerah Tuhan yang menjadikan diri seseorang berbeda dan dapat dikenal dengan diperlakukan secara khusus pula.
Untuk mengatasi perbedaan itu, diperlukan sikap menerima diri apa adanya.
Semakin kita sadar pada keunikan diri sendiri, maka semakin mudah kita meraih kesuksesan. Karena kita bisa memaksimalkan kemampuan kita yang berbeda dibandingkan orang lain.
“Semakin kamu mencintai diri sendiri, semakin kamu berbeda dari orang lain, hal yang akan menjadikanmu unik.” -Walt Disney

KERJA VS BERBISNIS

Umumnya orang lebih memilih mencari kerja ketimbang berbisnis... Karena mereka merasa AMAN, TERJAMIN, dan penghasilan PASTI... BENER ...