Minggu, 02 September 2018

Manfaat Investasi Meski Dalam Skala Kecil


Berbicara mengenai investasi, beberapa orang mungkin masih beranggapan bahwa investasi hanya dalam bentuk saham. Pemahaman tersebut nampaknya perlu diluruskan. Investasi tidak hanya dalam berbentuk kepemilikan saham suatu perusahaan. Sebelum mengenal lebih jauh mengenai seluk beluk investasi, ada baiknya bila kita mengetahui definisi dan manfaat investasi.

Pemahaman Investasi
Investasi merupakan tindakan di mana seseorang atau perusahaan mengeluarkan sejumlah dana untuk disimpan sebagai suatu bentuk dengan harapan suatu saat akan mendapatkan keuntungan secara finansial. Bentuk yang kerap kali dijadikan bentuk investasi bisa jadi investasi dalam bentuk kepemilikan saham perusahaan, investasi tanah, maupun investasi emas. Asuransi pun sebenarnya salah satu bentuk dari investasi. Secara lebih luas, investasi juga bisa diartikan sebagai pembelian barang modal yang digunakan untuk tujuan produksi sehingga hasil produksi tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pemegang investasi.

Hal yang perlu diluruskan kembali adalah pemilik investasi tidak harus mereka yang bekerja dalam kantor dengan penghasilan fantastis sehingga bisa memiliki sebagian besar saham suatu perusahaan. Semua orang bisa berinvestasi. Sebagai contoh sederhananya diilustrasikan sebagai berikut.

Maria, seorang mahasiswi jurusan Manajemen, telah bekerja paruh waktu sebagai pengajar mata pelajaran bagi anak sekolah selama satu tahun. Ia menyimpan sebagian hasil kerjanya dalam bentuk tabungan. Kini tabungannya telah mencapai nominal yang cukup besar baginya. Sayang, keadaan negaranya kurang stabil dalam ekonomi sehingga inflasi yang cukup tinggi pun tidak terhindarkan. Untuk menghindari penurunan nilai mata uang dari tabungan yang sudah susah payah ia kumpulkan, ia menghabiskan uang tabungannya untuk membeli sebuah kalung emas. Keputusan ini dilakukannya karena ia tahu bahwa harga emas tidak pernah mengalami penurunan yang drastis bahkan cenderung naik. Sehingga bila suatu saat ia membutuhkan dana secara mendesak, Maria bisa menjual kembali kalung emas itu dan mendapatkan uang tunai yang nilainya lebih tinggi dari tabungan yang ia miliki sekarang.

Dari ilustrasi tersebut kita bisa menangkap bahwa Maria sedang melakukan investasi dalam bentuk emas, investasi yang cukup murah namun cukup aman karena nilai logam mulia satu ini cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya. Inilah yang disebut sebagai sebuah investasi. Anda menanamkan modal Anda berupa dana bisa sebagai tanah maupun emas. Kemudian Anda mengeluarkan biaya pengorbanan dalam bentuk waktu, Anda harus menunggu beberapa tahun untuk mendapatkan investasi Anda dalam nilai yang lebih tinggi. Pada akhirnya, ketika barang investasi Anda dijual kembali, Anda mendapatkan uang tunai dengan nilai yang lebih tinggi daripada nominal yang Anda korbankan ketika mendapatkan investasi tersebut.

Investasi Sangat Penting untuk Dilakukan
Kerap kali terbesit di pikiran bahwa investasi terlalu berisiko untuk dilakukan sehingga banyak orang memilih cara tradisional untuk mendapatkan keuntungan yang lebih baik, yaitu dengan menabung di bank. Anggap saja bahwa bunga yang diberikan sebesar 2%. Bila tabungan Anda sekitar Rp1 juta di rekening dan Anda tidak melakukan penarikan maupun penyetoran lagi, maka bunga Anda per tahun sekitar Rp20 ribu. Bisa diperjelas lagi bahwa ini merupakan bunga per tahun, bukan per bulan.

Hal yang berbeda terjadi ketika Anda mengubah bentuk nominal dana Anda sebesar Rp1 juta tersebut menjadi bentuk emas. Untuk keadaan yang sama, Anda tidak melakukan jual atau beli emas lagi dalam satu tahun tersebut, keuntungan Anda bisa jadi lebih besar daripada bunga tabungan. Hal ini dikarenakan oleh sifat barang investasi tersebut cukup menguntungkan.

Dari sini kita bisa mengetahui bahwa investasi penting dilakukan karena memberikan keuntungan yang lebih baik dari cara konvensional seperti menabung. Kita tidak bisa menampik bahwa setiap tahun inflasi di negara kita cukup membuat khawatir apalagi inflasi biaya pendidikan. Ironisnya, pendidikan merupakan hal yang wajib diterima oleh semua warga negara Indonesia. Ketidakmampuan bertahan pada arus inflasi yang tinggi dengan keadaan finansial yang pas-pasan akan membuat Anda semakin tertekan.

Manfaat Melakukan Investasi
Investasi penting dilakukan selain karena memberikan keuntungan yang lebih baik daripada cara konvensional, juga karena berhubungan dengan kebutuhan dan keinginan dari setiap orang yang sangat banyak bahkan cenderung tak terkendali. Pemahaman mengenai faktor pentingnya investasi berhubungan dengan kebutuhan dan keinginan bisa dipahami dari ilustrasi berikut.

Eliza telah bekerja selama 3 tahun pada sebuah perusahaan yang cukup besar. Ia merasa bahwa gaji yang diterimanya telah cukup besar dan ia mulai memikirkan kebutuhan mobil sebagai sarana pendukung kerjanya. Setelah mencoba melihat-lihat beberapa mobil di beberapa showroom, akhirnya Eliza menetapkan pilihan pada sebuah mobil sedan seharga Rp200.000.000. Katakanlah gaji Eliza setiap bulan mencapai Rp 8.000.000 dan Eliza bisa menghemat Rp2.000.000 setiap bulannya untuk keperluan membeli mobil. Bila memang hanya ini sumber pendapatan Eliza untuk membeli mobil, setidaknya ia membutuhkan waktu 100 bulan atau kurang lebih setara dengan 10 tahun untuk mendapatkan mobil sedan tersebut. Bukan waktu yang singkat. Selain karena terlalu lama untuk mendapatkan mobil tersebut, mungkin saja mobil tersebut sudah ketinggalan zaman dan versi terbarunya akan dibanderol dengan harga yang lebih tinggi berkaitan dengan melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Maka Eliza harus mencari cara yang lebih cepat untuk mendapatkan dana sebanyak itu dengan waktu yang lebih cepat.

Jelas sekali bila hanya mengandalkan uang gaji saja, Eliza akan terlalu lama menunggu untuk mendapatkan mobil. Bahkan tidak menutup kemungkinan ia sudah menjadi malas untuk mengendarai mobil. Maka alternatif yang bisa digunakan Eliza adalah dengan menjadikan tabungannya sebagai investasi. Katakanlah harga mobil tidak akan naik untuk 5 tahun ke depan dan paling tidak Eliza sanggup bersabar untuk waktu sekitar 4 tahun. Sehingga dalam setahun, setidaknya ia harus berhasil mengumpulkan Rp50.000.000 bila ingin mendapatkan mobil sesuai dengan target waktunya. Bagaimana bisa tabungan mobil setahun yang hanya Rp16.000.000 disulap menjadi 3 kali lipatnya? Dengan menjadikan Rp16.000.000 tersebut dalam bentuk investasi emas atau tanah, bukannya tidak mungkin nominalnya menjadi berlipat ganda. Hal ini karena kebutuhan manusia terhadap tanah selalu meningkat dengan jumlahnya yang tidak pernah naik dan karena minat masyarakat terhadap logam mulia emas tidak pernah turun. Dengan memanfaatkan keadaan sosial seperti ini, Eliza bisa mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar dibandingkan hanya dengan menabung di rekening tabungan biasa. Pemilihan investasi yang tepat sangat berpengaruh pada keberhasilan Eliza dalam mendapatkan dana secara cepat dan ini akan membawanya pada mobil yang diidam-idamkannya.

Memilih Investasi yang Tepat
Berbagai bentuk investasi bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda. Mempertimbangkan kemampuan Anda dalam investasi merupakan hal yang perlu diperhatikan karena akan berkaitan dengan kemampuan Anda dalam hidup sehari-hari meskipun harus menurunkan standar hidup demi mendapatkan keuntungan dari investasi yang Anda pilih. Beberapa jenis investasi yang bisa Anda pertimbangkan sebagai pilihan investasi Anda adalah sebagai berikut:

1. Tabungan

Merupakan bentuk investasi yang cukup umum digunakan dan bersifat lebih fleksibel. Meski tidak memberikan keuntungan sebesar jenis investasi lainnya, namun resiko yang dimiliki oleh jenis investasi ini tergolong cukup rendah. Cocok bagi investor pemula.
2. Deposito

Tingkatan keuntungannya jelas lebih tinggi dari sekedar tabungan biasa. Anda tetap menyetorkan sejumlah uang ke rekening deposito namun Anda dituntut untuk bisa tidak melakukan penarikan dalam jangka waktu tertentu.

3. Reksadana

Merupakan wadah untuk menghimpun dana secara kolektif dan dikelola oleh manajer investasi. Hasil pengumpulan ini kemudian diubah dalam bentuk lain. Kerugian maupun keuntungan yang didapatkan dari investasi yang disepakati merupakan hal yang harus dibagi rata kepada para penghimpunnya.

4. Obligasi

Biasanya pihak yang mengeluarkan surat hutang obligasi adalah pemerintah. Bila Anda merasa memiliki dana lebih dan ingin melakukan investasi yang cukup aman dengan resiko cukup rendah adalah dengan ‘meminjamkan’ dana Anda kepada pemerintah. Surat hutang obligasi ini akan menghasilkan bunga pinjaman yang akan diberikan kepada Anda selaku pihak yang meminjamkan dana kepada pemerintah.

5. Emas

Investasi ini cukup diminati oleh banyak orang. Selain karena keuntungan yang dihasilkan cukup tinggi dan resiko cukup rendah, pengorbanan investor yang ingin berinvestasi pada emas cukup dengan menunggu beberapa tahun dan hasilnya akan terlihat dengan nominal penjualan emas yang mungkin harganya lebih tinggi beberapa kali dari harga awal investor membeli saham emas.

Mulai dari Nominal Kecil
Itulah tadi ulasan singkat mengenai investasi, apa pentingnya, manfaatnya, dan bagaimana memilih investasi yang tepat. Untuk tetap mendapatkan keuntungan dari investasi, Anda harus pintar dalam memilah dan memilih jenis investasi yang tepat dan cocok bagi Anda. Jangan lupa untuk mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan Anda. Jangan pernah paksakan diri untuk selalu bisa berinvestasi pada skala nominal yang tinggi. Mulailah dari nominal yang kecil dan jadikan keuntungannya sebagai modal untuk membeli investasi yang sama atau yang lebih tinggi. Selamat mencoba!



Dana Pensiun: Bagaimana Menyiapkannya Lewat Investasi?





Menikmati hari tua dengan bersantai dan berlibur bersama dengan pasangan tentu menjadi dambaan setiap orang. Siapa yang mau bekerja seumur hidupnya? Namun hal tersebut juga memerlukan persiapan dan usaha yang besar. Salah satunya dengan menyiapkan dana pensiun. Jika Anda seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil), Anda dapat bernapas lega karena Anda dijamin kelangsungan hidup hingga dana pensiun dari pemerintah. Namun demikian, bagaimana jika Anda bekerja dalam sektor swasta? Kebutuhan masyarakat akan dana pensiun sendiri telah menjadi keharusan. Sekarang ini, dana pensiun tidak hanya bisa dinikmati oleh pegawai negeri sipil saja. Bagi Anda yang bekerja swasta kini juga turut bisa menikmati. Sesuai UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, karyawan swasta juga berhak dapat dana pensiun. Dana ini biasanya akan difasilitasi oleh perusahaan tempat bekerja. Tiap karyawan akan diikutsertakan dalam program DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan).

Adapun setiap bulannya, sebagian gaji karyawan suatu perusahaan swasta akan dialokasikan untuk iuran program tersebut. Anda dapat mengeceknya dalam slip gaji dan tertera potongan untuk dana pensiun di luar BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, Anda telah diikut sertakan dalam program DPLK. DPLK sendiri adalah dana pensiun yang diadakan oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa bagi masyarakat umum, baik karyawan maupun wira swasta. Beberapa contohnya, adalah BNI dengan Simponi, BRI, Bank Mandiri. Sementara itu dari perusahaan asuransi, antara lain AXA, Jiwasraya, AIG Lippo, dan AIA Indonesia.

Sebelumnya, coba cek terlebih dahulu hasil dana dari dua program dana pensiun tersebut, baik JHT BPJS maupun DPLK dari instansi Anda. Apabila setelah dicermati belum sesuai, sudah saatnya Anda bertindak sendiri mengupayakannya. Proaktif lah dalam mengecek Progress produk DPLK Anda. Hitunglah sesuai dengan asumsi awal. Apabila kurang sesuai, Anda dapat mengubah porsi investasi Anda, misalnya 70% obligasi-deposito dan 30% reksadana saham bisa diubah menjadi sebaliknya. Jika Anda sudah mengetahui perkembangan DLPK, Anda bisa memprediksi kapan Anda akan pensiun. Bisa jadi Anda memutuskan untuk pensiun lebih awal atau pensiun dini. Bisa jadi dengan pensiun dini uang yang Anda terima lebih banyak.

Untuk mengawasi Progress dana DLPK Anda dapat melakukannya dengan mudah. Terlebih lagi, zaman sekarang serba praktis dengan keberadaan internet. Mulai dari membuka rekening, bayar iuran, tarik dana, sampai informasi saldo dapat Anda akses melalui komputer atau telepon pintar Anda. Anda tidak melulu harus bolak-balik kantor cabang DLPK. Selain investasi, Anda juga perlu mempertimbangkan asuransi untuk proteksi investasi Anda, terutama asuransi untuk melindung setoran bulanan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menanyakan kepada masing-masing penyedia produk investasi yang Anda miliki. Namun demikian, apakah program dana pensiun tersebut dirasa sudah optimal nantinya menyejahterakan hidup Anda? Selain itu, apakah dana yang akan diperoleh nantinya sudah sesuai dengan kebutuhan Anda di hari tua nanti? Jika Anda belum merasa cukup, berarti Anda perlu mengusahakan sendiri menyiapkan dana pensiun tambahan agar sesuai dengan ekspektasi Anda. Anda perlu proaktif mencari cara agar Anda dapat mencapai dana pensiun di usia tua nanti, minimal pada saat Anda masih di masa usia produktif. Umur manusia siapa yang tahu, tapi Anda juga perlu memikirkan jika kelak Anda berumur panjang. Pastilah dana pensiun nantinya perlu lebih besar.

Anda dapat bernegosiasi dengan bos Anda untuk menaikkan dana pensiun Anda, mungkin bisa jadi hal yang baik dan menyenangkan. Akan tetapi, jika tidak berhasil, sebaiknya Anda tidak perlu memaksakan diri. Bisa jadi perusahaan memiliki pertimbangan sendiri dengan tidak melakukan pengeluaran lagi. Melihat hal itu sudah sepatutnya Anda mulai melakukan Investasi untuk dana pensiun nanti, beberapa pertimbangan ini dapat Anda lakukan sebelum berinvestasi untuk  dana pensiun Anda.

Mulai Dari Sekarang
“Mulai dari sekarang” adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan investasi, apa pun itu. Hal ini karena kita tidak tahu masa depan akan seperti apa. Sehingga, Anda harus mulai dari sekarang juga untuk mempersiapkannya. Semakin awal Anda mempersiapkannya, semakin awal pula Anda menuai hasil dan semakin maksimal pula hasil investasi Anda.

Jangan menunggu sudah mapan baru berinvestasi, tetapi berinvestasi lah agar menjadi mapan. Untuk itu, lakukan investasi sedini mungkin. Jika Anda sudah berumur, lakukanlah sekarang. Namun, Anda juga perlu untuk menentukan niat dan tujuan Anda dalam berinvestasi. Ada baiknya investasi dilakukan dalam jangka panjang dengan tujuan agar Anda dapat bebas finansial ketika sudah lanjut usia. Pada dasarnya, Anda pasti tidak ingin membebani anak-anak Anda kelak saat Anda sudah tua renta nanti dan sudah tidak mampu untuk bekerja. Bisa jadi hasil yang Anda tuai nanti bisa membuat Anda jalan-jalan ke luar negeri, liburan, atau naik haji.

Kemampuan Finansial
Untuk dana pensiun, awalnya Anda bisa saja berinvestasi mulai dari Rp50.000 Namun demikian, Anda juga perlu tahu besaran setoran untuk mencapai target usia pensiun Anda. Dengan mengetahuinya, Anda bisa tahu berapa besaran tiap bulan dan kapan perlu mengambilnya. Jadi ketahui kemampuan finansial Anda.

Selain setoran rutin, Anda juga perlu tahu biaya-biaya apa saja yang terdapat di investasi yang Anda pilih. Coba bandingkan biaya yang Anda tanggung dengan hasil yang nantinya akan diperoleh. Ada harga ada kualitas. Mungkin saya instrumen investasi Anda mematok harga yang tinggi. Namun bisa jadi hal itu sebanding dengan hasil yang nantinya akan Anda terima.

Inflasi
Jika Anda mengabaikan inflasi dalam memilih sarana investasi jangka panjang, bisa jadi investasi Anda mengecil daya belinya. Menurut laporan dari Bank Indonesia, pada Agustus 2013, Indonesia mengalami inflasi sebesar 8.79% dan pada Juli 2013 8.61%. Artinya, jika Anda menanamkan uang di Bank BUMN Deposito yang memberikan bunga 5.46% untuk 1 tahun, atau bahkan di Bank Swasta non-devisa (yang terkenal dengan reputasi suku bunga yang tinggi) 7.21% untuk 1 tahun, sebenarnya Anda sedang kehilangan uang.

Bagi mayoritas orang, investasi saham atau reksadana saham adalah salah satu cara untuk bersaing dengan inflasi. Anda perlu memerhatikan bahwa nilai saham bisa naik dan turun kapan saja. Hal itu karena saham investasi yang paling berisiko. Namun, saham memberikan potensi keuntungan yang paling besar dan telah secara konsisten melampaui inflasi sejak tahun 1940.

Diversifikasi
Diversifikasi artinya menempatkan modal usaha Anda ke beberapa bentuk aset, misalnya Anda berinvestasi di logam emas, saham, properti dan surat utang. Diversifikasi seringkali dibahas ketika membahas instrumen investasi, hal ini diperlukan untuk mengatur resiko dan memastikan saat  salah satu aset mengalami kerugian, akan ada aset-aset lain yang mengalami keuntungan. Oleh sebab itu, beban yang dirasakan berkurang. Anda pun mampu melanjutkan investasi pada waktu aset tersebut dapat memberikan hasil yang lebih baik.

Pilihlah Investasi yang Tepat
Ada berbagai jenis investasi yang tersedia di pasar saham. Pilihlah investasi dengan resiko yang sesuai dengan selera dan kesanggupan Anda. Di antara saham, obligasi, dan deposito, tersedia pilihan dengan kisaran resiko yang berbeda.

Jika diurutkan, investasi dengan resiko dan imbalan tertinggi dimulai dari saham, reksa dana, obligasi, dan terakhir deposito. Untuk berinvestasi saham, kuatkan mental Anda dan pelajari lebih mendalam tentang seluk beluk berinvestasi saham secara komprehensif untuk mengetahui risikonya.

Sedikit Demi Sedikit
Mulailah berinvestasi dengan modal sedikit demi sedikit. Hal tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa percaya diri Anda. Pilihlah investasi yang sudah terjamin dan memiliki performa yang baik selama lima hingga sepuluh tahun terakhir. Anda dapat membeli dalam jumlah sedikit. Namun, lakukan secara konsisten. Jika Anda perlu bantuan dalam memilih investasi yang baik, Anda bisa konsultasi lebih lanjut kepada broker Anda. Untuk referensi, bacalah lebih banyak buku yang bisa Anda dapatkan di toko buku. Anda pun bisa berselancar di media internet, untuk melihat lebih jauh tentang investasi dari artikel-artikel yang ada.


*Kredit Cicilan Modal Investasi Pasif Income Jaman Now*



Pernah Dengar Filosofi:
JIKA TIDAK BERANI NYICIL MAKA TIDAK AKAN PUNYA ???

Sebagai Contoh : Jika tak berani nyicil motor maka selamanya naik ojek,
Jika tak berani nyicil mobil maka selamanya naik mobil umum atau kereta
Jika tak berani nyicil rumah, maka selamanya tinggal di kontrakan/kos/sewa apartemen
Begitupun Jika Hari ini tak Berani NYICIL INVESTASI dan Membangun ASSET PASIF INCOME, maka siap siap terpuruk dan dipaksa bekerja sampai tua...
*Cara Kredit Cicilan Modal Investasi*
Investasi Bisa dicicil murah dengan 12.000 /hari atau 350.000/bulan selama 60 kali cicilan aja di Program Nabung Proteksi 3i Networks dari CAR - Member Of Salim Group (Perusahaan Raksasa Indonesia) terdaftar dan diawasi oleh OJK
Anda akan mendapatkan 3 Manfaat sekaligus :
1. Pertumbuhan investasi dengan asumsi ±6%-20%/tahun
2. Potensi penghasilan tanpa batas setiap bulan
3. Proteksi Asuransi Jiwa sesuai premi 5th yg disetor.
*Cara Kredit Cicilan Pasif Income*
Selain Tabungannya Bisa dicicil,
Cara kerjakan bisnisnyapun bisa anda cicil juga...
*Anda hanya perlu Referensikan /ajak min 5 Teman untuk bermitra menjadi nasabah di 3i dalam waktu 1 Tahun saja dan Menduplikasikan kepada min 3 teman untuk melakukan hal yg sama*...
Simpel pake banget..
*SETAHUN AJAK 5 BISA?* saya yakin semua orang bisa, termasuk anda...
Tunggu Apalagi...








Buang Pikiran Negatif









Buang pikiran Negatif, jeli dalam melihat peluang bisnis ..
Bisnis luar biasa adalah bisnis yang bisa memberikan keuntungan di tiga waktu berbeda..
 Waktu tak terduga (insurance)
 Waktu sekarang (ncome)
 Waktu akan datang (Investment)
Seorang Prajurit TNI aja tidak gengsi menjalankan Bisnis CAR 3i Network, buang jauh perasaan gengsi anda, mulailah bangun Aset untuk masa depan Keluarga yang lebih sejahtera..
CAR 3i Network


Kenapa Bertahan Jadi Ayam Padahal kamu adalah Elang






Tulisan ini buat temen-temen yang saat ini masih ber-status karyawan, terutama yang usianya dibawah 30 tahun.

🐦 Jangan terlena dengan rutinitas, dan bentar-bentar maunya pulang on-time. Pulang on-time itu bukannya gak boleh, tapi setidaknya gunakan juga sedikit waktumu dalam sehari untuk menimba ilmu yang baru, entah itu dari rekan kerja, dari senior, seminar/ws/buku/internet.

🐦 Waktu belajar kamu itu justru sebetulnya setelah jam kerja atau di luar jam kerja. Jika perusahaan mengirim kamu untuk seminar/workshop di luar jam kerja --> harusnya kamu senang, karena ilmu bertambah, dibayarin pula, bukannya malah merasa "wah waktu libur gue ilang"

🐦 Perhatikan sistem yang ada di perusahaan, flow-nya, apa yang bisa kamu pelajari, milikilah cita cita minimal ingin bisa buka juga usaha seperti tempat kamu kerja.

🐦 Setelah kamu bisa melihat gambaran besar dari flow yang ada, Coba amati kendala apa saja yang terjadi di lapangan, dan apa saja yang bisa terjadi.

👉 Lalu coba latih pikiran kamu,
"jika saya adalah pemimpin perusahaan ini, apa yang akan saya lakukan?"

🐦 Kontribusikan ide/masukan kamu di setiap kesempatan yang kamu bisa dapatkan ke atasan. Apalagi jika karyawan makin banyak di perusahaan tersebut. Bagaimanakah agar kamu bisa terlihat menonjol dibanding yang lain?

🐦 Cari Muka itu beda dengan Mendapat Muka. Pimpinan yang sering terjun langsung ke team-nya, dan dekat dengan bawahannya pun sebenernya tau kok siapa yang cari muka dan siapa yg betul betul kerja.

🐦 Sering tanya ke diri sendiri, ilmu baru apakah yang saya dapatkan di minggu ini dari perusahaan ini?. Gak ngerti excel, tanya ke temen kerja yg ngerti minta belajar. Gak ngerti desain, tanya. Gak ngerti cara closing bisa tanya ke temen CS.

🐦 Perkaya diri dengan ilmu selagi muda.

🐦 Tahan banting sama kritik oleh atasan --> submit kerjaan tapi dikritik atasan untuk revisi ini itu jangan langsung baper.
Nggak semua atasan itu gaya kritiknya bisa sehalus molto. Ilmu kalian dan skill kalian itu percaya gak percaya akan berkembang dengan adanya kritik.

🐦 Ketika kamu kerja gak pernah ada yg kritik, justru ini yang harus hati hati, ini artinya kamu udah paling pinter sendiri, contoh, kamu misalnya jago bikin desain, semua orang pada muji, hingga suatu ketika ada temen kamu yg tau tau bilang, kayaknya lebih cepet kalau kamu step-nya gini deh.. disini kan kamu jadi belajar hal yang baru.

🍦🍦🍦🍦🍦

KESALAHAN yang sering dilakukan para pekerja saat ini yang baru lulus kuliah --> kurang belajar, kurang menyukai tantangan baru, menganggap tantangan itu adalah masalah yang bikin lembur.

Pemikirannya lebih "kerjaan kelar gak kelar" yang penting pulang on-time, dan pas internal meeting malah diem aja nunggu instruksi, gak ada kontribusi atau apapun.

Giliran kelar meeting baru berkicau ke temennya, kalau dia sebetulnya ada ide ini itu, tapi takut dianggap cari muka kalau diomongin pas meeting.

KESALAHAN KRUSIAL LAIN

Membatasi diri dengan atasannya, misalnya nih, kalau makan siang, maunya lunch sama yang kamu anggap selevel,

begitu juga ketika bergaul di kantor, nge-geng sendiri sendiri.

kalau diajak ngumpul sama seniornya, merasa malu, "apalah aku ini hanya serpihan oreo"

🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥

PADAHAL ya, pernah dengar cerita seekor Elang 🦅yang waktu dia masih jadi telor, 🐣🐣 nyasar ke kandang ayam?

karena dia selalu berkumpul dengan ayam 🐥 , dia gak tau kalau dia itu Elang 🦅.

Ini aja udah mental block, kamu gak akan bisa maju kalau kelamaan gaulnya sama "ayam", kamu harus bisa merasa potensi diri kamu itu diciptakan "lebih besar" dari yang kamu kira.

🍦🍦🍦🍦

Hampir tiap pelamar, nulis di CV, NGAKUNYAAAA:
🐆 proaktif --> tapi giliran ada sesuatu yg gak beres, misalnya dia melihat ada flow yg bisa dipersingkat, tapi diem aja gak ambil tindakan atau lapor ke atasan.

🐆 bisa bekerja dalam tim --> dibecandain eh malah baper, terus ngambek gak jelas

🐆 Memiliki semangat belajar tinggi --> tapi saklek sama jam kerja, jam pulang ya kudu pulang.. lah terus belajarnya kapan?, nanya ke rekan kerja pas jam kerja ya atuh gimana mau dijawab serius, wong dia lagi kerja. Diminta memanfaatkan tanggal merah untuk ikut workshop, ngeluhnya segambreng.

HADEHHH...

Jadi, singkat cerita

dalam hidup itu,

Please..

 Try to learn something new everyday 

Kita ini hidup kan bukan cuma buat ngegedein badan aja, tapi harus perkaya ilmu kita juga 👍👍

dan...

mau sampai kapan jadi ayam?

🍦🍦🍦

Cheers,
Sumber : @Christina Lie

KERJA VS BERBISNIS

Umumnya orang lebih memilih mencari kerja ketimbang berbisnis... Karena mereka merasa AMAN, TERJAMIN, dan penghasilan PASTI... BENER ...