Minggu, 02 September 2018

Mengenal Unit Link: Asuransi dengan Fitur Investasi


Apa itu Unit Link? Sebelum menjawab pertanyaan ini, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu asuransi. 
Asuransi adalah perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang mewajibkan tertanggung membayar sejumlah premi untuk memberikan pergantian atas risiko kerusakan, kerugian, kematian, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin terjadi atas peristiwa yang tidak terduga. Secara garis besar, asuransi adalah bentuk perlindungan terhadap diri, keluarga, dan harta-benda apabila terjadi suatu musibah atau bencana. 
Asuransi memiliki peranan penting dalam hidup Anda karena dapat membantu meringankan hidup Anda seperti menanggung biaya untuk berobat jika sakit, biaya perbaikan mobil jika tertabrak, dan sebagainya. Secara umum, asuransi terbagi menjadi dua jenis, asuransi tradisional dan asuransi nontradisional. Asuransi tradisional terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu asuransi berjangka (term life), asuransi seumur hidup (whole life), dan asuransi dwiguna (endowment). Sekarang tidak akan dibahas tentang asuransi tradisional. Saatnya kembali lagi ke pertanyaan di awal tadi. yuk kita mengenal Unit Link!

Unit Link merupakan asuransi yang tergolong jenis asuransi nontradisional. Pengertian dari unit link adalah jenis asuransi yang mengombinasikan dua produk keuangan, yakni asuransi dan produk investasi. Jadi, dalam asuransi unit link, dana nasabah ibaratnya dipecah dan dimasukkan ke dalam dua keranjang, sebagian masuk keranjang premi asuransi untuk keperluan proteksi atau perlindungan dan sebagian lagi disetorkan oleh perusahaan asuransi ke manajer investasi agar dikelola sebagai investasi, biasanya di reksadana. Reksadana merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari investor untuk selanjutnya diinvestasikan dan dikelola dalam bentuk portofolio efek atau kumpulan dari beberapa efek oleh manajer investasi. Nasabah akan diberi pilihan oleh perusahaan asuransi, apakah dananya mau ditempatkan di reksadana saham, campuran, pendapatan tetap, atau pasar uang. Keputusan ada di tangan nasabah. Sekarang silakan disimak apa saja jenis unit link itu.

Jenis-Jenis Unit Link

Ada berbagai macam produk unit link yang saat ini beredar, yang dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok yakni berdasarkan pembayaran premi, penempatan dana, dan tujuan investasi. Mari kita simak beberapa di antaranya.

a. Berdasarkan Pembayaran Premi
Berdasarkan jenis setoran preminya, unit link dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni unit link premi tunggal dan unit link premi berkala.

1. Unit Link Premi Tunggal
Untuk unit link premi tunggal, nasabah berkewajiban membayar premi tunggal secara sekaligus di muka. Cara pembayaran premi tunggal ini cocok bagi orang secara finansial sudah mapan, karena setoran preminya besar dan hanya dilakukan satu kali selama masa perlindungan polis asuransi. Selanjutnya, nasabah tidak mempunyai kewajiban untuk membayar premi lagi. Namun, artinya nilai preminya termasuk paling tinggi dibandingkan jenis asuransi yang lain.

2. Unit Link Premi Berkala
Untuk unit link premi berkala, nasabah harus membayar premi secara berkala atau bertahap. Tahapan pembayaran premi ini bisa setiap bulan, setiap triwulan, atau setiap tahun hingga jangka waktu tertentu. Jenis unit link premi berkala ini cocok untuk seseorang yang ingin mendapatkan perlindungan sekaligus investasi, namun hanya memiliki dana yang terbatas. Produk ini juga sering menjadi pilihan bagi yang masih berusia muda.

Untuk jenis ini, dana investasi nasabah tidak boleh ditarik selama jangka waktu tertentu, misalnya enam atau tujuh tahun, karena perusahaan asuransi biasanya baru memasukkan dana nasabah ke keranjang investasi pada tahun keempat atau kelima.

Setelah investasinya sudah menghasilkan, ada sejumlah potongan yang dikenakan terhadap hasil investasi tersebut, seperti biaya pengelolaan dana dan biaya administrasi, yang dapat mengurangi imbal hasil atau return yang diraup dari investasi tersebut. Jika manajer investasi dapat memberikan return yang tinggi, mungkin tidak menjadi masalah, namun apabila return yang dihasilkan rendah, maka skema ini akan merugikan nasabah.

Salah satu keuntungan dari unit link premi berkala ini, apabila kondisi keuangan nasabah sedang menurun dan tidak memungkinkan untuk membayar premi, nasabah dapat mengajukan cuti premi. Malahan, setelah melewati jangka waktu tertentu, ada kemungkinan nasabah tidak perlu membayar premi lagi karena nilai investasinya sudah cukup untuk membayar premi.

b. Berdasarkan Penempatan Dana
Berdasarkan penempatan dana investasinya, unit link dibagi menjadi empat jenis, yaitu unit link pasar uang (cash fund unit link), unit link pendapatan tetap (fixed income unit link), unit link campuran (managed fund unit link), dan unit link saham (equity fund unit link). Pembagian berdasarkan penempatan dana ini sistemnya menyerupai pembagian jenis investasi di produk reksadana karena memang strategi investasi unit link berupa penempatan aset di penyertaan reksadana.

1. Unit Link Pasar Uang
Produk asuransi unit link ini menempatkan seluruh porsi dana investasinya di instrumen pasar uang, seperti deposito berjangka dan surat utang yang berjangka kurang dari satu tahun. Risikonya terendah namun juga memberikan imbal hasil yang terbatas. Produk ini cocok bagi orang yang tidak berani mengambil risiko yang besar.

2. Unit Link Pendapatan Tetap
Produk asuransi unit link ini menempatkan porsi dana investasi yang dikelola sekurang-kurangnya 80 persen di instrumen surat utang atau obligasi, dan selebihnya di instrumen pasar uang. Risiko investasinya lebih tinggi daripada unit link pasar uang, dengan nilai imbal hasil yang lebih tinggi pula, meski masih lebih rendah daripada imbal hasil dari unit link campuran atau saham. Produk ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan imbal hasil yang relatif stabil.

3. Unit Link Campuran
Produk asuransi unit link campuran menempatkan porsi dana investasi di beragam instrumen, seperti saham, surat utang, dan pasar uang, dengan perbandingan yang tidak termasuk dalam kategori unit link pendapatan tetap atau saham. Potensi imbal hasil dan risiko dari produk ini secara teori bisa lebih besar daripada unit link pendapatan tetap, namun lebih kecil daripada unit link saham. Jenis ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan pendapatan cukup sambil mengharapkan hasil investasi jangka panjang.

4. Unit Link Saham
Produk asuransi unit link saham menempatkan sekurang-kurangnya 80 persen dari portofolio investasi yang dikelola ke dalam instrumen saham. Saham umumnya memberikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi berupa keuntungan modal melalui pertumbuhan harga saham dan dividen. Unit link saham menawarkan potensi pertumbuhan nilai investasi yang paling besar, namun dengan risiko yang paling besar pula. Jenis ini cocok bagi orang yang mengharapkan hasil investasi tinggi dan terbiasa dengan risiko tinggi.

Ada satu lagi jenis produk asuransi unit link terbaru berdasarkan penempatan dana yang disebut unit link syariah, di mana porsi dana investasinya ditempatkan berdasarkan prinsip syariah. Unit link syariah juga dibagi menjadi empat kategori seperti di atas, seperti unit link saham syariah, unit link campuran syariah, dst.

c. Berdasarkan Tujuan Investasi
Pembagian unit link berdasarkan tujuan investasi ini sebenarnya merupakan program yang dibuat perusahaan asuransi untuk menyesuaikan kebutuhan nasabahnya. Jadi semacam paket produk yang ditawarkan perusahaan asuransi sesuai tujuan investasi nasabah. Misalnya unit link pendidikan yang bertujuan untuk pendidikan, atau unit link pensiun sebagai dana pensiun.

Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Asuransi Unit Link

Sebelum memutuskan membeli produk asuransi unit link, ada baiknya Anda mempertimbangkan hal-hal berikut ini:

  • Tetapkan tujuan keuangan Anda
  • Ukur kapasitas keuangan Anda atau keluarga Anda
  • Pahami aturan main dalam asuransi unit link, berapa yang dialokasikan untuk premi dan berapa yang dialokasikan untuk investasi
  • Ketahui biaya apa saja yang timbul
  • Pahami kinerja dana investasi (reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham)
  • Perhitungkan waktu yang tepat untuk menarik dana sehingga menguntungkan Anda

Pilih Sesuai Tujuan Keuangan

Perlu diingat bahwa unit link ini tidak bebas risiko karena produk ini tidak ada bedanya dengan produk investasi lainnya. Misalnya, di saat performa saham atau pasar uang melorot, nilai invetasi unit link juga pasti akan terkena dampaknya. Selain itu, biaya premi yang harus dikeluarkan lebih besar daripada premi asuransi tradisional, dengan nilai proteksi yang tidak terlalu besar.

Keuntungan dari unit link adalah investasi dilakukan secara berkala karena pembayaran investasi ditagihkan bersamaan dengan premi. Namun jangan sampai sudah mengeluarkan premi yang besar namun mendapatkan pertanggungan yang kurang dari kebutuhan dan hasil investasi yang tidak maksimal. Setelah mengenal sekilas tentang Unit Link dan jenis-jenisnya, pelajari lebih lanjut dan kemudian bandingkan dengan jenis asuransi yang lain. Jika Anda memilih untuk membeli produk asuransi Unit Link ini, pilihlah yang paling cocok dengan kebutuhan asuransi dan tujuan keuangan Anda.

TKW CERDAS



Jakarta - Hongkong jaraknya 3200 km.
Jarak jauh dari Leader bukan halangan untuk ibu Tri Aningsih meraih BRONZE Agency.
Selamat bertambah Peraih StarCruise.
Bangun Bisnis dengan System'. Suatu saat system' be
kerja membangun bisnis Anda.

WAKTU




Waktu Adalah.. ?

Kalau Di Masa Lalu Kita Belajar
*Waktu* Adalah *Uang*,
Mulai Saat Ini Kita Belajar 

*Waktu* Adalah *Ibadah*".

*Waktu Adalah Nafas* Yang Setelah Terlewat Tidak Akan Bisa Kembali
*WAKTU Adalah Ibadah* Karena Setiap Detik Harus Bernilai Ibadah. Apa Pun Aktivitasnya.
Manusia Sesungguhnya Hanya Pengendara Di Atas Punggung Usianya.
Digulung Hari Demi Hari, Bulan Dan Tahun Tanpa Terasa.
1 Hari Berlalu, Berarti 1 Hari Pula Berkurang Usia Kita.
Umur Kita Yang Tersisa Di Hari Ini Sungguh Tidak Ternilai Harganya,
Sebab Esok Hari Belum Tentu Jadi Bagian Dari Diri Kita.
Karena Itu, *Jangan Biarkan* HARI INI Berlalu Tanpa KEBAIKAN Yang Bisa Kita LAKUKAN,
JANGAN Tertipu Dengan *USIA MUDA*, Karena *SYARAT* Untuk MATI Tidaklah Harus *TUA*.
JANGAN Terperdaya Dengan Badan *Sehat*, Karena *SYARAT MATI* Tidak Pula Harus *SAKIT*....
*Teruslah*
*Berbuat Terbaik…*
*Berkata Terbaik…*
Semakin jauh kita meninggalkan hari kelahiran... Semakin dekat kita menuju hari kematian...
Kematian itu pasti...
Tetapi mati yang baik atau buruk adalah pilihan bukan takdir
Saya belajar HANYA 3 Hari dalam Hidup Kita :
1. Kemarin
2. Hari Ini
3. Besok
Kemarin sudah tidak bisa terulang. Sejarah hanya Sejarah. Besok belumlah tiba dan tergantung apa yang kita lakukan hari ini.
Mari... Jadikan Hari Ini adalah *HARI TERBAIK* supaya besok kita Siap Menghadapi
1. Kepastian Pensiun
2. Kepastian Meninggal
3. Kepastian Sakit
Tetap Fokus Berjuang bersama 3i-Networks. Solusi untuk Masa Depan.


IINFORMASI PELUANG BISNIS





PT AJ.Central Asia Raya (CAR), Membuka peluang bagi Masyarakat Pemodal (INVESTOR) dengan Nilai INVES Minimal Rp 21.000.000 dan bisa di CICIL Rp 350.000 perbulan selama 60 kali setoran./ 5 Thn.
SYARAT-SYARAT :
1. Membayar Biaya
pendaftaran Rp 50.000.
2. Umur Antara 1 tahun
sampai 59 thn.
3. Isi formulir pendaftaran.
4. Foto E-KTP (yg msh berlaku)
5. Mempunyai rekening
Bank utk Terima income
MANFAAT DAN KEUNTUNGAN MENABUNG di
CAR 3i NETWORKS :
1. INSURANCE: Terprokteksi Uang Pertangungan ASURANSI JIWA sampai usia 74 thn.
2. INVESMENT : Dgn asumsi nilai investasi 6%,14%,20% pertahun
dan bisa di ambil kapan saja
3. INCOME : berpeluang mempunyai Tabungan gratis dan income tiap bulan
KEAMANANNYA:
~Dilindungi Badan Hukum Pemerintah OJK (Otoritas Jasa Keuangan), AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia) dan terdaftar di AASI (Asosiasi Asuransi syariah Indonesia)
~Dijamin perusahaan2 REANSURANSI dalam dan luar negeri.
NB: ALOKASI Dana INVESTOR di INVESTASIKAN ke Unitlink Carlink Pro mixed:
~ Obligasi
~ SAHAM
~ ( kas, diposito, Reksadana Pendapatan Tetap & Reksadana Saham).
*3iNetworks CAR*
#Investment
#Insurance
#income

MANFAAT 3I NETWORKS UNTUK ANDA.

 Bagi yang sudah berpenghasilan,
3i Networks adalah tempat investasi dan proteksi yang baik.
 Bagi yang masih cari kerja,
3i Networks adalah kesempatan mendapat kerja dengan potensi penghasilan ± 300juta perbulan.
 Bagi yang mau penghasilan tambahan,
3i Networks adalah bisnis aman dan nyaman tanpa meninggalkan pekerjaan yang sudah ada minim resiko.
 Bagi yang punya anak,
3i Networks adalah rencana cerdas menyiapkan dana Jangka panjang untuk persiapan masa depannya.
 Bagi mahasiswa dan pelajar,
3i Networks adalah kawah candradimuka yang tepat melatih mental bisnis sebelum masuk dunia nyata.
 Bagi para investor,
3i Networks adalah keranjang investasi yang tak boleh disia-siakan kudu ambil keputusan cepat dan langsung bertindak.
 Bagi para motivator,
3i Networks adalah piranti praktik yang baik untuk para klien dalam menata keuangannya.
 Bagi Para Rohaniawan, 3i Networks adalah tempat berinvestasi yang tepat utk persiapan Naik Haji/umroh,, wisata Rohani ke Holly lan dan sarana yang tepat utk membantu umat merencanakan keuangan dgn baik.
 Bagi mereka yang ragu²,
3i Networks adalah tempat menentramkan, nyaman dan aman karena dana anda cepat tumbuh dan berkembang, terproteksi dan ter-reasuransikan.
Ini adalah fakta yang terwujud karena system yang terus ter-up grade, selalu disempurnakan pengalamannya puluhan tahun sejak 1975 sampai sekarang PT. AJ. CAR masih tetap kokoh berdiri..
Bagaimana dengan anda, masih tetap menunggu, atau segera ambil keputusan bijak..??
Salam Sukses,
Salam 3i Networks.







Daftar Investasi yang Bisa Dilakukan Pada Masa Krisis


Sekalipun krisis melanda, masih ada peluang yang tercipta dan bisa diraih. Ekonomi yang tengah dalam masa krisis memang membuat banyak orang lemah secara finansial. Ekonomi menjadi lesu karena daya beli masyarakat turun dan buntutnya banyak bisnis yang harus tutup. Ancaman PHK pun membayangi orang-orang yang berstatus sebagai karyawan. Namun, haruskah bersikap pesimis menghadapi masa krisis?

Pernah Indonesia diguncang krisis hebat pada tahun 1998. Krisis waktu itu benar-benar tidak hanya menimbulkan ketidakstabilan ekonomi, tetapi juga politik. Nilai Rupiah tidak ada artinya di hadapan Dolar. Angka pengangguran membengkak akibat banyak orang yang di-PHK. Banyak perusahaan dan bank yang kolaps. Gairah orang-orang untuk melakukan aktivitas ekonomi nyaris padam saat itu.

Situasi tersebut lantas jangan diartikan kecilnya harapan untuk pulih kembali. Nyatanya, sejak 1998 dan bergulirnya era Reformasi, perbaikan secara bertahap dari waktu ke waktu terus menunjukkan perkembangan yang positif. Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi hingga lebih dari 5% dan roda perekonomian terus bergerak walaupun sesekali melamban.

Inilah Empat Pilihan Investasi Pada Masa Krisis
Bangkitnya Indonesia dari keterpurukan terlihat dari naiknya angka kelas menengah Indonesia. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang tidak takut untuk tetap melakukan investasi. Bahkan, saat kondisi ekonomi sedang tidak baik. Mereka yakin bahwa saat kondisi ekonomi kembali membaik, tidak hanya ekonomi yang akan pulih, tetapi semua bidang lain juga akan pulih.

Sebenarnya investasi apa yang dilakukan orang-orang tersebut pada masa krisis? Berikut ini empat jenis investasi yang bisa dilakukan pada masa krisis.

1. Investasi Dolar
Kurs atau nilai tukar Rupiah terhadap Dolar cenderung berubah-ubah. Kadang angkanya menguat terhadap Dolar, kadang melemah di hadapan Dolar. Menjadi tugas Bank Indonesia (BI) dan peran serta Pemerintah untuk tetap menjaga agar ketidakstabilan kurs tidak membahayakan. Hingga hari ini kurs Rupiah masih bisa dijaga pergerakannya.

Jika melihat pergerakan kurs pada tahun-tahun sebelumnya, nilai tukar Rupiah berada di sekitar Rp9.000,- lebih dari Rp11.000,- per Dolar. Sebelum krisis 1998, nilai tukar Rupiah pernah sekitar Rp2.000-an. Pas krisis terjadi, nilai Dolar melambung tinggi mencapai harga Rp13.000 per Dolar. Nilai tukar sekitar Rp13.000-an terjadi kembali pada tahun 2015, yang sebelumnya sekitar Rp12.000-an.

Naik turunnya nilai tukar jadi keuntungan bagi yang menyimpan uangnya dalam bentuk Dolar sebagai pilihan investasi. Bisa dibayangkan bukan berapa Rupiah yang didapat bila Anda membeli Dolar sebelum krisis dan menjualnya setelah krisis. Sebagai contoh, Anda membeli Dolar pada tahun 2012 dengan kurs sekitar Rp9.718 per Dolar. Kemudian diberitakan pada 2014, Rupiah melemah dengan nilai tukar mendekati Rp14.000. Kalau Anda menukarkan Dolar Anda pada 2014, Anda akan mendapatkan laba sekitar Rp4.282 untuk setiap Dolar (yang dibeli Rp9.718 per Dolar).

Ada beberapa faktor yang memengaruhi naik turunnya kurs Rupiah, baik dari luar maupun dalam negeri. Bila ditinjau dari faktor luar, menguatnya ekonomi Amerika Serikat dan kenaikan suku bunga acuan The Fed berdampak negatif terhadap Rupiah. Sementara ditinjau dari faktor dalam negeri, kebijakan yang diambil Pemerintah dan Bank Indonesia berdampak langsung terhadap kurs Rupiah.

Nah, bila Anda berniat berinvestasi Dolar, mulailah rajin memperbarui informasi soal ekonomi dalam negeri dan dunia. Dapatkan informasi terbaru mengenai kurs setiap harinya. Anda bisa memanfaatkan media online untuk terus mendapat informasi. Jangan sampai Anda rugi karena tidak tepat dalam membuat keputusan. Sebab setiap pergerakan Rupiah perlu dicermati dan dianalisis lebih jauh.

2. Investasi Emas
Emas juga menjadi pilihan investasi yang diambil pada masa krisis. Bila melihat data perkembangan emas 15 tahun terakhir di Indonesia, setiap tahunnya terjadi peningkatan harga emas. Pada 2000, harga emas per gram di Indonesia sekitar Rp72.000. Lima tahun kemudian, tepatnya tahun 2005, harganya telah mencapai Rp118.000. Pada 2010, harganya berubah lagi menjadi Rp500.000.

Melihat kenaikan harga tersebut, emas setidaknya lebih baik sebagai investasi ketimbang tabungan. Sebab nilai emas tidak tergerus inflasi. Sementara uang yang disimpan dalam bentuk tabungan akan susut nilainya oleh inflasi. Walaupun demikian, investasi emas bukanlah investasi yang menguntungkan dalam waktu singkat. Cukup lama untuk merasakan keuntungan dari kenaikan emas.

Naik turunnya harga emas dipengaruhi sejumlah faktor. Pertama, nilai tukar/kurs, bila nilai Dolar menguat terhadap Rupiah, harga emas cenderung turun. Sebaliknya, bila melemah, harga emas akan naik. Kedua, produksi emas di dunia, bila permintaan banyak, tetapi produksi sedikit, harga emas akan naik. Ketiga, meningkatnya permintaan industri perhiasan akan berdampak pada kenaikan harga emas. Keempat, penyimpanan emas dalam jumlah besar oleh bank sentral dunia. Kelima, persoalan politik.

Dari faktor-faktor di atas, salah satu yang memengaruhi harga emas ialah nilai tukar/kurs. Saat krisis, ciri yang paling jelas tampak adalah melemahnya Rupiah terhadap Dolar secara signifikan. Menguatnya Dolar membuat harga emas turun. Situasi ini jadi kesempatan untuk membeli emas sebagai investasi. Nantinya begitu kondisi stabil seiring perbaikan ekonomi, dengan sendirinya harga emas akan naik.

Tertarik untuk berinvestasi emas? Selain memerhatikan faktor-faktor yang disebutkan tadi, Anda juga harus terus memantau pergerakan harga emas. Anda bisa mengetahui harga emas dari hari ke hari lewat media cetak ataupun media online.

3. Investasi Saham
ham merupakan salah satu investasi yang paling bereaksi terhadap kondisi ekonomi di dunia dan dalam negeri. Saat terjadi krisis ekonomi, biasanya harga sahamlah yang paling pertama turun. Di sisi lain, saat ekonomi pulih, harga saham pulalah yang akan pertama kali mengalami kenaikan.

Reaksi seperti itulah yang membuat investasi saham dikategorikan sebagai jenis investasi yang berisiko tinggi. Harga saham yang selalu bertengger di atas bisa jatuh seketika bila krisis melanda. Investor yang lengah dalam mencermati situasi akan menderita kerugian karena harga jual saham lebih rendah dari harga waktu mereka beli dulu.

Bagi Anda yang ingin berinvestasi saham, masa krisis sebenarnya menjadi waktu yang tepat untuk memulainya. Lakukan pembelian saham dengan terlebih dahulu menganalisisnya secara fundamental dan teknikal. Dengan begitu, saham yang diproyeksikan akan menguntungkan pasca krisis bisa Anda temukan.

4. Investasi Reksa Dana
Apabila Anda kesulitan mengatur waktu untuk mempelajari cara berinvestasi, reksa dana bisa menjadi pilihan lain investasi pada masa krisis. Anda tidak perlu membuang waktu untuk berlama-lama memantau dinamika yang terjadi di pasar keuangan. Sebab seluruh dana yang Anda investasikan dikelola sebaik mungkin oleh manajer investasi. Anda sebagai investor hanya tinggal menerima laporan dari manajer investasi.

Reksa dana yang beredar di Indonesia terbagi menjadi empat pilihan, yaitu reksa dana pasar uang, pedapatan tetap, saham, dan campuran. Anda tinggal memilih mana yang cocok dengan tujuan keuangan. Mau yang jangka pendek, pilihlah reksa dana pasar uang. Ingin yang keuntungannya besar, pilihlah reksa dana saham.

Cermati dan Pilih Sesuai Kemampuan Keuangan
Masa krisis membuat kondisi ekonomi dan finansial menjadi lesu. Namun, bukan berarti Anda juga menjadi lesu dalam melakukan apa pun, termasuk dalam melakukan investasi. Peluang atau kesempatan tetap ada sekalipun sedang dalam masa krisis. Manfaatkan peluang investasi yang memungkinkan Anda lakukan. Kalau harga emas turun, belilah emas untuk investasi. Cermati dan pilih investasi dengan melihat kemampuan keuangan.


KERJA VS BERBISNIS

Umumnya orang lebih memilih mencari kerja ketimbang berbisnis... Karena mereka merasa AMAN, TERJAMIN, dan penghasilan PASTI... BENER ...