Jumat, 07 September 2018

Tips Kenalkan Investasi Pada Anak



Pelajaran investasi dan perencanaan keuangan memang sebaiknya dikenalkan kepada anak sejak usia dini, sehingga mereka terbiasa memetakan kebutuhannya saat tumbuh dewasa.

Rian Eriana Kaslan, EVP Head of Product, Service, Marketing Salah Satu Bank Swasta Ternama di Indonesia mengatakan sebenarnya semenjak usia lima tahun, atau sejak si anak bisa membaca dan menulis, itulah saat mereka sebaiknya diajak berdiskusi mengenai uang.

“Berikan fasilitas untuk menabung seperti celengan, kemudian ajarkan pada mereka mencatat pengeluaran juga pemasukannya serta pelatihan bagaimana membedakan antara keinginan dan kebutuhan,” sarannya seperti tercantum pada Bisnis Indonesia Weekend, edisi 26 Januari 2014.
Sembari itu, lanjutnya,  kenalkan pula kepada anak tujuan-tujuan finansial lainnya seperti beramal serta berinvestasi.  Ajak si kecil menyisihkan sebagian pendapatannya dan ajak mereka beramal memakai uang jajannya sendiri. Hal ini akan menumbuhkan sifat ingin berbagi di kemudian hari.

Untuk investasi, buat si kecil mengerti dulu tentang arti investasi dengan cara yang mudah yaitu menyimpan uang dalam instrument tertentu untuk mendapatkan keuntungan.

Salah satu cara yang menurut Rian bisa dipakai adalah menawarkan kepada anak jika dia menyimpan uangnya terus menerus dalam celengan maka kita akan menggandakannya.

Contohnya,  hari pertama kita memberinya Rp100 jika tidak dibelanjakan maka pada hari kedua akan kita gandakan menjadi Rp200 begitu seterusnya hingga hari ke tigapuluh kita memberinya Rp3.000.  Di akhir bulan saat tabungan dibuka maka si kecil akan mendapatkan uang senilai Rp. 46,500 untuk membeli tujuan finansialnya seperti mainan Hot Wheel.

Bandingkan jika si kecil di hari pertama telah membuka celengannya dan memakai uang untuk jajan kue maka dia akan lebih lama mendapatkan Hot Wheel.

“Inilah dasar pertama si kecil belajar mengenai compound interest atau bunga berbunga.  Buatlah permainan investasi sederhana ini lebih menyenangkan dengan mengajak kakak atau adik,” jelas Rian.
Saat anak beranjak memasuki usia remaja mereka akan lebih matang dalam memandang keuangan. Orangtua bisa mengajaknya mengenali aneka instrument investasi serta risikonya.  Bawa anak ke bank kemudian mintalah customer service menerangkan tentang deposito serta cara penghitungan bunga deposito.

Kenalkan juga dengan saham sejak dini meski bukan cara trading-nya tapi konsep dasar. Memiliki saham artinya si kecil merupakan bagian kecil pemilik sebuah perusahaan, mereka bisa mendapatkan keuntungan dari pembagian dividen.

Ketika memasuki usia remaja, misalnya SMP atau SMA anak-anak semakin banyak kebutuhannya.  Mereka bisa diajarkan untuk membaginya dalam berbagai jangka waktu mulai jangka pendek (1-3tahun), jangka menengah (3-5 tahun), jangka panjang (diatas 5 tahun). Kebutuhan jangka pendek yang bisa dikumpulkan misalnya biaya perpisahan sekolah, membeli laptop sendiri, sementara jangka panjang untuk uang DP kendaraannya yang pertama saat memiliki SIM.

Ajak anak mendeskripsikan keinginannya dengan prinsip SMART (Specific, Measurable, Acurate, Realistic and Timelines).  Setelah itu barulah mereka dikenalkan pada aneka instrument investasi yang paling mudah untuk digunakan.

“Jangka pendek kita bisa mengajaknya menggunakan deposito, sementara menengah dan panjang kenalkan mereka dengan reksa dana. Yang terpenting dalam hal ini adalah komitmen orang tua untuk selalu konsisten ketika mengajarkan tentang tujuan investasi,” jelas Rian.

Satu hal lagi yang menjadi perhatian ssat mengenalkan anak pada dunia uang, yakni sumber dana, mengingat mereka belumlah bekerja.

Terkait hal itu, Rian mengusulkan, selain dari uang saku kita bisa mengajari anak bekerja, yang tentu saja disesuaikan dengan umurnya. Bekerja dan menghasilkan uang meskipun sedikit merupakan pelajaran kehidupan yang harus dialami si kecil sebelum terjun kerealita.

Anak SD bisa kita beri uang tambahan jika dia membantu kita melakukan pekerjaan tambahan. Misalnya si kecil seharusnya hanya membersihkan tempat tidurnya namun ia juga membersihkan tempat tidur kita, berilah reward dengan tambahan uang saku.

Namun jika si kecil membersihkan tempat tidurnya sendiri yang memang kewajibannya kita tidak perlu memberinya tambahan uang.

“Jumlah uang yang disarankan jangan lebih besar dari uang saku yang didapatnya untuk memberi pengertian bahwa yang dilakukannya bukanlah pekerjaan utama.  Selain itu berilah reward pada pekerjaan tambahan bukan pada tugas utamanya,” papar Rian.
Jangan lupa, lanjutnya, sama seperti kita kala bekerja ada saatnya mendapatkan bonus ketika menunjukan performa yang baik. Begitu pula dengan anak-anak jika mereka berprestasi dalam akumulatif setahun, maka boleh ditambahkan bonus uang saku. Terapkan pula kenaikan uang saku tiap tahun berdasarkan hal tersebut.



Gagal Atau Sukses

Menyerah Adalah Satu-satunya Penyebab Gagal ...!!






Anda boleh beralasan dengan berbagai macam alasan Anda, namun penyebab sesungguhnya Anda gagal dalam bisnis adalah … menyerah atau berhenti. Serius, apa pun yang terjadi pada diri Anda, itu bukan yang terpenting, tetapi yang paling penting adalah bagaimana Anda menyikapinya. Apakah Anda memilih untuk bertahan atau Anda menyerah? Saat Anda memilih menyerah, Anda gagal!
“Saya bukan menyerah … tapi …”

Itu adalah kalimat menyerah. Apa pun alasan Anda, tidak perlu diperjelas, jika Anda berhenti artinya Anda memang menyerah dan Anda sendiri yang memutuskan untuk gagal dalam bisnis.

Lalu, bagaimana agar tidak gagal dalam bisnis? Jawabannya sederhana, jangan menyerah.

Pertama: Selama Hayat Di Kandung Badan, Masih Ada Harapan
Selama Allah memberikan kesempatan kepada kita, artinya masih ada kesempatan untuk meraih yang kita inginkan, termasuk membangun bisnis. Satu-satunya kesempatan itu hilang, saat ajal sudah menjemput. Kenapa harus menutup diri dengan kesempatan? Padahal Allah masih memberikan kesempatan.

Jadi langkah pertama adalah yakinkan diri bahwa kesempatan itu masih ada, selama Anda masih hidup.

Kedua: Anda Harus Banyak Mencoba dan Coba Lagi Jika Gagal
Yang dimaksud lower expectations bukan berari kita menurunkan tujuan atau target. Maksud sebenarnya adalah memberitahu kita bahwa tidak semua usaha kita akan berhasil. Contohnya adalah seorang ahli bola basket pun tidak selalu memasukan bola ke keranjang. Sejago apa pun pemain golf, tidak selalu memasukan bola ke lubang, dan sejago apa pun pemain bola, tidak selalu mampu mencetak goal.

Jadi, Anda harus banyak mencoba dan coba lagi jika gagal. Jangan pernah berpikir setiap usaha Anda akan berhasil. Jika Anda beranggapan selalu berhasil, Anda akan menyerah, sebab pada kenyataannya tidak seperti itu. Hadapilah bahwa ada sebagian usaha, mungkin sebagian besar, yang tidak berhasil.

Ketiga: Jangan Rendah Diri
Jangan rendah diri, jangan anggap diri tidak mampu. Kalau ada pekerjaan yang sulit, itu bukan berarti Anda tidak mampu, Anda hanya belum mengetahui caranya. Pelajari saja, jangan dijadikan alasan untuk menyerah. Jangan menyerah karena sulit. Jika ada kesulitan, artinya Anda harus lebih banyak belajar lagi.

Anda akan melihat bahwa Anda lebih baik dibandingkan sangkaan Anda sendiri. Kuncinya Anda mau terus mencoba, terus belajar, dan terus mengembangkan diri.

Keempat: Bershabarlah
Untuk mencapai tujuan, untuk mencapai posisi yang baik, Anda memerlukan proses. Akan membutuhkan waktu. Banyak kasus, seseorang mulai merasakan hasil setelah berusaha bertahun-tahun. Ada pebisnis yang membangun bisnis selama 5 tahun dan tidak menghasilkan. Setelah itu baru menghasilkan.

Semua butuh perjuangan dan butuh kesabaran untuk meraih hasil. Salah satu penyebab orang menyerah, karena dia tidak punya kesabaran. Kesabaran dalam bisnis itu adalah teguh dalam membangun bisnis, terus berusaha dan berusaha. Sampai kapan kita harus bershabar? Selamanya, karena hidup membutuhkan kesabaran. Bahkan setelah Anda berhasil, Anda pun harus tetap shabar dalam berusaha menjaga keberhasilan Anda.

Keenam: Jangan Membandingkan Diri Dengan orang Lain
Salah satu yang bisa meruntuhkan semangat saat kita suka membanding-bandingkan dengan orang lain. Contohnya seperti ini:

“Saya sudah bisnis lama, kenapa yang baru saja memulai langsung kaya?”
“Saya lebih hebat, kenapa dia yang tidak tahu apa-apa sudah sukses?”
“Dia itu belajar kepada saya dan sekarang sudah melebihi saya.”


Tidak peduli apa pun kondisinya, kita tidak perlu membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Kalau mau belajarlah kepada mereka. Setiap orang punya cerita dan pengalamannya masing-masing dan kita tidak mengetahuinya persis. Jadi jangan dipikirkan.

Sebaliknya kita sendiri jauh lebih beruntung dibandingkan orang lain. Namun ini juga tidak bermanfaat. Yang penting adalah fokus pada diri Anda, bagaimana membangun bisnis Anda.

Ketujuh: Anda Akan Jatuh … Bangkitlah Lagi
Saya katakan, Anda akan akan jatuh, bukan gagal. Jatuh bisa menyebabkan kegagalan jika Anda jatuh dan tidak bangkit lagi. Inilah mengapa banyak orang yang menentang konsep Bisnis Anti Gagal saya, karena tidak bisa membedakan antara jatuh dan gagal. Saat seorang anak yang belajar sepeda, dia pasti jatuh dulu. Jika dia berhenti mencoba, dia akan gagal bisa bersedepeda. Jika dia bangkit lagi dan menoba lagi, dia akan berhasil.

Begitu juga dalam membangun bisnis. Hampir semua orang yang sukses dalam bisnis, dia pernah mengalami sebuah kejatuhan besar. Kejatuhan besar maksudnya, saat bisnis Anda sudah berkembang, sudah mulai menghasilkan, bahkan dengan penghasilan besar, Anda tiba-tiba jatuh. Jatuhnya akan terasa lebih sakit, karena Anda sudah berada di posisi yang tinggi.

Kebanyakan pebisnis akan mengalaminya. Selanjutnya terserah Anda, apakah Anda akan menyerah atau bangkit lagi. Saya kasih tau, meski pun jatuhnya sakit, namun Anda akan lebih mudah untuk bangkit karena Anda sudah punya ilmu, pengalaman, dan kekuatan mental yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Disinilah ujian yang cukup berat. Tidak sedikit saya melihat orang yang merah pada tahapan ini. Saya memberitahu ini sejak awal, supaya kita siap menghadapinya. Kesiapan mental akan menjadikan Anda tidak kenal menyerah.

Ke delapan: Miliki Kemampuan Mengatasi Masalah Dan Memenuhi Kebutuhan Bisnis
Ada dua kalimat yang juga bisa membuat orang menyerah, yaitu:

“Saya tidak bisa … ”
“Saya tidak punya …”

Atau ada juga dengan bahasa lainnya, yaitu “Saya bingung”.

Lalu apa, apakah karena Anda tidak bisa atau tidak punya, Anda sudah punya alasan menyerah? Tentu tidak, yang perlu Anda lakukan Anda Anda membangun kemampuan diri agar mampu mengatasi masalah bisnis Anda dan mampu memenuhi kebutuhan bisnis Anda. Ini PR Anda, harus belajar ini. Tentu akan panjang jika dibahas lagi, kabar baiknya saya sudah membahas sebelumnya. Silahkan baca, dijamin kemampuan Anda akan meningkat sehingga Anda tidak akan menyerah, meski sesulit apa pun.





GO CROWN 

APA ITU RBC (Risk Based Capital) ???


Dewasa ini, istilah “Risk Based Capital” atau rasio solvabilitas (RBC) telah menjadi penting, khususnya berkaitan dengan pengukuran kesehatan finansial perusahaan asuransi.

"Semakin besar tingkat RBC sebuah Perusahaan Asuransi, maka bisa dikatakan semakin sehatlah kondisi finansial Perusahaan Asuransi tersebut."
Dalam industri asuransi, pengetahuan tentang kondisi keuangan sebuah perusahaan asuransi menjadi sesuatu hal yang sangat penting, kenapa? Hal ini disebabkan karena perusahaan asuransi menjual produk asuransinya itu berupa jaminan atas kerugian yang harus ditanggung oleh perusahaan asuransi tersebut dikarenakan terjadinya resiko-resiko yang bisa terjadi dari pihak yang dipertanggungkan yang dijamin didalam sebuah polis.
Karena itu tentunya salah satu faktor yang bisa meningkatkan kepercayaan para nasabah kepada perusahaan asuransi, adalah faktor kesehatan keuangan perusahaan asuransi tersebut. Perusahaan asuransi dipercaya dapat memenuhi seluruh kewajibannya melalui bukti bahwa kondisi keuangan perusahaan asuransi tersebut cukup sehat dalam menjalankan usahanya dengan memiliki aset dan kekuatan modal melebihi dari total kewajiban yang dimilikinya.
Berangkat dari latar belakang tersebut, pemerintah melalui departemen keuangan, menetapkan peraturan perundang-undangan , yaitu Keputusan Menteri Keuangan No. 481/KMK/017/1999 tentang kesehatan perusahaan asuransi dan reasuransi tertanggal 7 oktober 1999 yang sudah diperbaharui di Keputusan Menteri Keuangan No 424/KMK.06/2003 tentang kesehatan keuangan perusahaan asuransi dan perusahaan reasuransi
RBC menginformasikan apa saja?
Secara umum, rasio solvabilitas adalah pengukuran tingkat keamanan finansial atau kesehatan suatu perusahaan asuransi. Semakin besar rasio solvabilitas sebuah perusahaan asuransi, maka semakin sehat kondisi finansial perusahaan tersebut.

Apa Sebenarnya RBC ?

Risk Based Capital adalah salah satu metode pengukuran Batas Tingkat Solvabilitas yang disyaratkan dalam undang-undang dalam mengukur tingkat kesehatan keuangan sebuah perusahaan asuransi untuk memastikan pemenuhan kewajiban Asuransi dan Reasuransi dengan mengetahui besarnya kebutuhan modal perusahaan sesuai dengan tingkat resiko yang dihadapi perusahaan dalam mengelola kekayaan dan kewajibannya.


KETENTUAN RBC UNTUK PERUSAHAAN ASURANSI DI INDONESIA

Perusahaan asuransi di Indonesia wajib melaporkan rasio solvabilitas mereka ke Pemerintah secara berkala, biasanya kuartalan. Dan ketentuan minimum yang ditetapkan sekarang bagi rasio tersebut adalah 120%, satu peningkatan sejak ketentuan minimum rasio tersebut dikenalkan sebesar 15% di tahun 1999. Jadi sebuah perusahaan asuransi harus memiliki tingkat RBC minimal sebesar 120%. Dan semakin tinggi RBC sebuah perusahaan asuransi, maka bisa dikatakan bahwa perusahaan asuransi tersebut semakin baik dan sehat.

BEBERAPA METODE PERHITUNGAN RISK BASED CAPITAL

Metode perhitungan Risk Based Capital sebagaimana diatur dalam SK DJLK No. 5314/LK/1999 didasari pada 4 komponen yaitu :
1. Schedule A – Asset Default.
Digunakan untuk menghitung besarnya dana/modal yang harus tersedia dalam rangka mengantisipasi terjadinya resiko penurunan nilai kekayaan dan atau kehilangan pendapatan yang berasal dari kekayaan tersebut.
2. Schedule B – Currency Mismatch.
Digunakan untuk menghitung besarnya dana/modal yang tersedia dalam rangka mengantisipasi terjadinya resiko fluktuas dalam setiap jenis mata uang yang dapat menyebabkan meningkatnya jumlah kewajiban yang harus ditanggung perusahaan.
Schedule ini dihitung hanya apabila perusahaan memiliki kekayaan (yang diperkenankan) dan atau kewajiban dalam mata uang asing selain kekayaan dan kewajiban dalam mata uang rupiah. Jika perusahaan memiliki jumlah kewajiban adalam suatu mata uang lebih besar dari kekayaan yang dimilikinya, maka untuk setiap selisih kewajiban atas kekayaan dikenakan faktor sebesar 0.5. Kelebihan kekayaan dalam mata uang rupiah tidak diperhitungkan dalam penentuan besarnya dana yang harus ada.
3. Schedule C – Claim experience worse than expected.
Digunakan untuk menghitung besarnya dana/modal yang harus tersedia dalam rangka mengantisipasi terjadinya resiko bahwa jumlah klaim yang telah diperkirakan ternyata lebih kecil dari pada jumlah klaim yang sesungguhnya terjadi.
4. Schedule D – Reinsurance Risk.
Digunakan untuk menghitung dana/modal yang harus tersedia untuk mengantisipasi terjadinya resiko reasuransi menghadapi kesulitan keunagan sehingga tidak dapat membayar klaim yang menjadi kewajibannya.
Demikian sekilas mengenai RBC , Semoga Artikel ini bisa menjadi salah satu pertimbangan bagi masyarakat Indonesia daam memilih perusahaan Asuransi.





CAR RBC

Apakah Tabungan investasi CAR  aman ?
Tabungan investasi ini aman dan di awasi oleh OJK ( Otoritas Jasa Keuangan ),
Punya lebih 50 Kantor Cabang,  RBC 216%,  perusahaan didirikan pada tahun 1975,


RBC ( risk Based Capital ) Dengan ketetapan pemerintah minimal RBC 120% ,itu artinya sebuah perusahaan asuransi yang sehat harus memiliki dana fresh 120% .
Jika terjadi sesuatu terhadap perusahaan , perusahaan sudah punya dana cadangan 100% untuk mengembalikan hutang ke nasabah dan 20% untuk bayar pesangon karyawan. 


TUJUAN DARI RISK BASED CAPITAL

  1. Untuk mengetahui besarnya kebutuhan modal perusahaan sesuai dengan tingkat resiko yang dihadapi perusahaan dalam mengelola kekayaan dan kewajibannya.
  2. Untuk mengukur tingkat kesehatan keuangan.
  3. Untuk mengurangi biaya kepailitan (insolvency).
  4. Untuk menentukan faktor resiko yang proporsional terhadap resiko kepailitan (insolvency).
  5. Untuk membantu regulator (pemerintah) dalam mengukur nilai aktual dari ekuitas.
  6. Untuk mengantisipasi masalah-masalah yang akan datang.

Sama Halnya dengan PT AJ Central Asia Raya

PT AJ CAR Berdiri sejak tahun 1975. Telah berpengalaman dalam Bisnis Asuransi selama 40 tahun.Pemegang Saham adalah PT Asuransi Central Asia dan Salim Group.Memiliki Kantor Cabang di Seluruh Kota besar di Indonesia.Memiliki RBC (Risk Based Capital) 300% melebihi ketentuan minimal OJK yaitu 120%.
Sedangkan tingkat RBC CAR sudah melebihi yaitu 216% di tahun 2012 
Dan di tahun 2013 laporan per desember 2013 , tingkat RBC CAR naik menjadi 220% 
Tahun 2017 RBC CAR naik menjadi 230%.
Ini merupakan prestasi yang luar biasa.....


Dengan Omzet lebih dari 5,7 Trilyun Rupiah di tahun 2017 menjadikan tabungan anda aman di kelola oleh PT AJ CAR











SALAM PROTEKSI
BACA JUGA:

Investasi Reksadana





Investasi apa yang cocok bagi pemula ?

Bila pertanyaan ini disampaikan, maka jawaban yang akan sering Anda peroleh adalah investasi jenis reksadana. Apa itu reksadana? Berdasarkan makna kata, “reksa” artinya pelindung dan “dana” artinya uang. Sementara, berdasarkan UU Pasar Modal No 8 tahun 1995 pasal 1 ayat 27, reksadana adalah suatu wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan dalam portpolio efek oleh Manajer Investasi (MI) yang sudah mendapat izin dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam).

Setidaknya ada dua kelebihan reksadana, yaitu reksadana bisa dijadikan investasi awal bagi investor newbie atau mereka yang kurang paham soal investasi. Maklumlah, reksadana memiliki sifat deversifikasi risiko dan murah. Jadi kemungkinan investor rugi habis-habisan lumayan kecil. Keuntungan kedua adalah reksadana juga cocok untuk mereka yang tidak punya waktu untuk mengurus investasi. Dalam investasi reksadana ada manajer investasi yang bertugas mengelola dana tadi dan melaporkannya secara periodic kepada pihak pemodal.

Sekarang mari kita mengenal jenis reksadana. Ada dua jenis kelompok reksadana yaitu: reksadana terstruktur dan reksadana konvensional. Di Indonesia sendiri reksadana konvensional jauh lebih popular. Nah berikut beberapa reksadana konvensional yang ada di Indonesia:

1. Reksadana Pasar Uang

Dana biasa diinvestasikan di produk pasar uang yang risikonya rendah, misalnya lewat deposito dan obligasi (surat hutang) jangka pendek. Buat Anda yang berniat melakukan investasi jangka pendek, jenis reksadana ini cocok karena investasinya kurang dari setahun.

2. Reksadana Pendapatan Tetap

Lamanya investasi untuk reksadana jenis ini adalah 1-3 tahun dan biasanyanya dana diinvestasikan pada obligasi atau produk keuangan yang keuntungannya cukup stabil dan minim risiko.

3. Reksadana Saham

Reksadana jenis ini memiliki risiko paling tinggi dibanding dua jenis reksadana di atas. Tetapi keuntungannya justru paling tinggi, karena pasar saham bersifat fluktuatif. Buat Anda yang bertipe risk-taker, ini bisa jadi tantangan untuk Anda. Oh ya, karena risikonya tinggi, maka reksadana ini punya jangka waktu investasi yang cukup panjang, yaitu diatas lima tahun!

4. Reksadana Campuran

Dana diinvestasikan di berbagai jenis investasi baik yang risikonya rendah maupun tinggi yaitu obligasi, deposito dan saham. Lamanya investasi antara 3 sampai 5 tahunan.

Jangka Waktu Reksadana?


Jangka waktu investasi ini berhubungan dengan pemilihan jenis reksadananya dan dana yang Anda miliki. Kalau Anda masih dalam tahap coba-coba, kenapa tidak memilih reksadana pasar uang yang jangka waktunya pendek? Tetapi kalau Anda memutuskan untuk menjadikan reksadana sebagai jaminan hari tua atau pensiun, Anda bisa memilih reksadana saham yang jangkanya di atas lima tahun. Pikirkan matang-matang saat memilih jangka waktu reksadana. Jangan sampai baru investasi, eh Anda membutuhkan uang mendadak dan menarik investasi tadi. Bisa-bisa Anda rugi.

Pilih Manajer Investasi yang Tepat
Saat Anda memutuskan berinvestasi danareksa, maka Anda harus meyakini kalau Manajer Investasi (MI) yang dipilih memang bisa dipercaya dan handal “merawat” uang yang Anda investasikan. Anda bisa melakukan pengecekan MI terbaik berdasarkan nilai Asset Under Management (AUM) dan juga berdasarkan track record yang bisa ditemukan di mesin pencari google. Kalau masih belum yakin, disarankan untuk membuka website www.portalreksadana.com untuk informasi yang lebih dipercaya.

Pahami Produk Reksadana
Saat ini ada sekitar 800 produk reksadana yang dijual di Indonesia. Sebelum Anda memutuskan memilih membeli produk reksadana yang mana, baiknya Anda membaca prospectus reksadana yang isinya fakta dan informasi material lainnya. Anda juga bisa mengali informasi dari Fund Factscheet yang dikeluarkan sebulan sekali oleh manajer investasi (MI). Isinya soal kinerja bulanan dan ringkasan informasi, termasuk tujuan investasi dan lain-lain. Tidak jelas? Anda bisa menghubungi manajer investasi atau mungkin beberapa teman yang sudah duluan berinvestasi lewat reksadana.

Di mana Membeli Reksadana?

Terkadang masyarakat sudah punya minat untuk berinvestasi tapi belakangan kebingungan karena tidak tahu dimana bisa mendapatkan akses ke reksadana. Nah, jawabannya adalah reksadana bisa diperoleh pada
Lembaga yang menerbitkan dan mengelola reksadana yaitu manajer investasi (MI).
Wakil agen penjual reksadana (WAPERD) biasanya di bank-bank yang sudah mendapat izin untuk menjual reksadana.

Kedua penjual itu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Misalnya Anda akan mendapatkan reksadana yang murah dan harga miring melalui MI, sementara lewat WAPERD, Anda bisa mendapatkan produk reksadana yang lebih beragam.

Rabu, 05 September 2018

Manfaat car 3i Networks


➡ Bagi yang sudah berpenghasilan
3i adalah tempat investasi dan proteksi yang baik

➡ Bagi yang masih cari kerja
3i adalah kesempatan mendapat kerja jadi agen asuransi berlisensi AAJI.

➡ Bagi yang mau penghasilan tambahan
3i adalah bisnis aman dan nyaman tanpa meninggalkan pekerjaan.

➡ Bagi yang punya anak
3i adalah rencana cerdas menyiapkan dana masa depannya.

➡ Bagi mahasiswa dan pelajar
3i adalah kawah candradimuka yang tepat melatih mental bisnis sebelum masuk dunia nyata.

➡Bagi Alim Ulamah dan Pendeta adalah tabungan untuk menunaikan ibadah haji/umroh dan perjalanan wisata rohani ke Holly land

➡ Bagi para investor
3i adalah keranjang investasi yang tak boleh disia-siakan.

➡ Bagi para motivator
3i adalah piranti praktek yang baik untuk para klien dalam menata keuangannya.

➡ Bagi mereka yang ragu2
3i adalah tempat menentramkan karena dana anda aman, terproteksi dan ter-reasuransikan
Ini adalah fakta yang terwujud karena system yang terus disempurnakan dan pengalaman puluhan tahun sejak 1975 dari PT. AJ. CAR.
Bagaimana, masih tetap menunggu, atau segera ambil keputusan bijak??

Salam Sukses 🔥🔥


Penjelasan mengenai penggunaan 3i Mobiss untuk mitra dan calon mitra 3i-Networks

KERJA VS BERBISNIS

Umumnya orang lebih memilih mencari kerja ketimbang berbisnis... Karena mereka merasa AMAN, TERJAMIN, dan penghasilan PASTI... BENER ...